Kalimantan Tengah. Foto: PUPR.
Kalimantan Tengah. Foto: PUPR.

Gubernur Kalteng Dukung Percepatan Pelaksanaan APBN untuk Pacu Perekonomian

Antara • 03 Desember 2022 16:22
Palangka Raya: Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mendukung percepatan pelaksanaan APBN 2023 untuk mempercepat pemulihan ekonomi setelah adanya penyerahan  Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD).
 
baca juga : Kalteng Targetkan Akses Air Minum Layak Capai 100%

"Hal ini dilakukan sekaligus sebagai stimulusperekonomian di daerah, terlebih untuk penanganan inflasi dan peningkatan pelayanan publik, tentunya dengan tetap menjaga akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik," kata Sugianto dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Desember 2022.
 
Kalimantan Tengah dalam APBN 2023 memperoleh alokasi dana yang dikelola DIPA Kantor Pusat (KP) dan DIPA Kantor Daerah (KD) sebesar Rp6,16 triliun, terdiri dari DIPA Kantor Pusat sebesar Rp1,62 triliun dan DIPA Kantor Daerah sebesar Rp4,53 triliun.
 
Total anggaran yang dikelola pemerintah provinsi dan kabupaten/kota melalui DIPA Dekonsentrasi (DK) dan Tugas Pembantuan sebesar Rp229 miliar, terdiri dari DIPA Dekonsentrasi (DK) sebesar Rp40,05 miliar, serta DIPA Tugas Pembantuan (TP) provinsi/kabupaten/kota sebesar Rp189,92 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, total Alokasi Dana TKD 2023 di provinsi termasuk kabupaten/kota, berjumlah sebesar Rp20,69 triliun, terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Khusus (DAK) NonFisik, Dana Insentif Fiskal, Dana Bagi Hasil (DBH), Hibah Daerah, serta Dana Desa.
 
Dalam kesempatan ini, Gubernur menambahkan hingga triwulan III 2022, ekonomi Kalteng secara kumulatif tumbuh sebesar 7,13 persen dan menjadi yang tertinggi di Pulau Kalimantan, sedangkan secara tahunan tumbuh sebesar 6,74 persen (year on year).
 
"Hal ini dari sisi permintaan utamanya didorong kenaikan ekspor yang signifikan mencapai 19,25 persen pada triwulan III 2022," ujarnya.
 
Hal lain yang juga tetap menjadi perhatian pemerintah provinsi ke depan adalah pengendalian inflasi di daerah. Untuk itu berbagai upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan selama ini, akan tetap dilanjutkan utamanya menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023.
 
Sugianto mengatakan dalam pelaksanaan berbagai program, pemerintah daerah memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh pemangku kebijakan, sehingga tujuan dari suatu program dapat tercapai optimal.
 
"Oleh karena itu saya berharap, sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus dipelihara dan tingkatkan, guna mewujudkan Kalimantan Tengah Makin Berkah," tegasnya.
 
Sementara itu Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalteng Hari Utomo mengatakan Belanja Negara berkenaan diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Adapun sejumlah fokus anggaran di antaranya belanja pendidikan dan kesehatan untuk membangun SDM unggul dan produktif, penyelesaian proyek-proyek strategis nasional, penguatan hilirisasi industri, hingga pengembangan ekonomi hijau.
 
"Juga tentunya dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam perbaikan layanan kepada masyarakat dan memajukan perekonomian di daerah," terangnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif