Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: am2018bali)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: am2018bali)

Peringkat Easy of Doing Business Terus Diperbaiki

Ekonomi kemudahan berusaha
Ilham wibowo • 03 April 2019 07:48
Jakarta: Pemerintah terus mengupayakan peningkatan peringkat kemudahan berusaha atau Easy of Doing Busines (EoDB) Indonesia. Berbagai strategi dilakukan terutama dalam menggaet investasi.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan kebijakan untuk meningkatkan investasi sebagai indikator peningkatan EoDB. Adapun Bank Dunia menempatkan Indonesia pada posisi ke-72 dari 190 negara dalam kemudahan berusaha di 2018.
 
Dari sektor keuangan sendiri, pertumbuhan kredit akan terus didorong misalnya dengan memberikan kemudahan pembiayaan kepada investor yang ingin menanamkan modalnya ke Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investasi penting bagaimana sektor swasta, keuangan bisa terus mendukung melalui credit growth, capital market, melalui pembiayaan-pembiayaan yang melibatkan privat sektor," ujar Sri saat ditemui di SCBD Jakarta, Selasa, 2 April 2019.
 
Selain itu, kata Ani sapaan akrabnya, pemerintah juga akan mendorong banyak lagi corporate bond. Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan bagaimana perusahaan dipermudah untuk mengambil dana dari luar.
 
"Corporate bond akan terus bisa ditunjang atau difasilitasi sehingga bisa jadi engine of growth Indonesia kita dari sisi investasi baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri," ucap Ani.
 
Pemerintah juga akan tetap menjaga agar pertumbuhan ekonomi bisa tetap tumbuh di kisaran lima persen. Tingkat inflasi juga akan terus ditekan di level rendah. Tak hanya itu, pemerintah tetap mendorong pembangunan infrastruktur. Menurut Ani, dalam negeri selama ini adalah infrastruktur yang masih belum merata.
 
"Indonesia punya daya tarik ekonomi yang besar. Dengan banyaknya infrastruktur yang sudah terbangun menyebabkan halangan investasi paling tidak di infrastruktur menjadi semakin teratasi sehingga harus fokus memsimplifikasi regulasi, kepastian regulasi pusat dan daerah sehingga koordinasi mendukung EoDB jadi bisa semudah mungkin," katanya.
 
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebut jika pemerintah akan terus mendorong pembangunan zona ekonomi khusus (Kawasan Ekonomi Khusus/KEK). Berdirinya KEK di sejumlah kawasan ternyata cukup berdampak positif bagi mesin pertumbuhan ekonomi.
 
"Kami juga mendorong zona ekonomi menentukan kumpulan perusahaan investor, skala ekonomi (KEK) yang selama ini menunjukkan hal yang positif akan terus didukung. Engine of growth yang lain juga kita akan dukung," pungkasnya.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif