"Artinya dalam perekonomian kita sudah berputar uang dengan jumlah Rp1.054,2 triliun atau 53,1 persen dari total pagu belanja," kata Bambang di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2015.
Bambang pun menambahkan, hingga Rabu kemarin, ada tambahan kenaikan belanja negara sebesar tujuh persen sehingga presentasinyanya menjadi 59,8 persen.
Dirinya merinci, dari realisasi tersebut, penyerapan belanja pemerintah pusat sebesar 47,1 persen atau Rp621,3 triliun dari pagu Rp1.319,5 triliun. Realisasi tersebut terdiri dari belanja Kementerian atau Lembaga (K/L) sebesar Rp320,7 triliun atau 40,3 persen dari pagu Rp795,5 triliun. Sera belanja non K/L sebesar Rp300,6 triliun atau 57,4 persen dari pagu Rp524,1 triliun.
Lebih lanjut, sambung Bambang realisasi transfer ke daerah dan dana desa telah mencapai Rp432,9 triliun atau 65,1 persen dari pagu Rp664,6 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News