Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait. Medcom/Dian IS.
Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait. Medcom/Dian IS.

Maruarar: Jokowi Tidak Salah Pilih Calon Gubernur BI

Dian Ihsan Siregar • 28 Maret 2018 19:30
Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak salah pilih ketika merekomendasikan Perry Warjiyo untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru dan menggantikan Agus Martowardojo yang masa jabatannya akan habis pada Mei 2018.
 
"Lalu Pak Jokowi mengajukan calon tunggal Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Komisi XI DPR hari ini menyetujuinya secara aklamasi," kata Ara sapaan akrabnya, ditemui di Gedung Parlemen DPR, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.
 
Ara mengatakan hal ini membuktikan bahwa hubungan dan dukungan parlemen terhadap Jokowi cukup baik. Itu juga menunjukkan stabilitas politik dalam negeri berjalan cukup baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalau ada anggapan Jokowi tak didukung DPR, maka hal itu terbantahkan. Terbukti, lanjut Ara, selera Presiden Jokowi selalu didukung DPR.
 
"Ini semua menujukkan bahwa Pak Jokowi mampu menjaga stabilitas politik dalam negeri. Setiap calon pejabat yang diusulkan Jokowi selalu disetujui DPR dengan aklamasi. Ini akan baik bagi bangsa ini," pungkas Ara.
 
Komisi XI DPR RI akhirnya memutuskan menunjuk Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI)‎. Keputusan itu diputuskan secara musyawarah mufakat dari hasil 36 anggota yang hadir dalam acara fit and proper test orang nomor satu di bank sentral.
 
"Musyawarah mufakat, semua setuju, semua Komisi XI DPR menyetujui Perry Warjiyo sebagi Gubernur BI," kata Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng.
 
Setelah adanya penetapan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI yang baru untuk menggantikan Agus Martowardojo, Melchias mengatakan, maka keputusan itu akan dibawa ke ranah paripurna DPR pada Selasa, 3 April 2018.
 
"Nanti pada Selasa mendatang sudah di Paripurna. Itu yang akan kami bawa setelah ada keputusan ini," terang Melchias.
 
Selain Perry, bilang Melchias, Komisi XI DPR juga memutuskan Dody Budi Waluyu menjadi Deputi Gubernur BI yang baru. Pemilihan Dody, dikarenakan sosoknya sangat senior‎. Sehingga dia dipilih oleh Komisi XI.
 
‎Dengan terpilihnya Gubernur BI dan Deputi‎ Gubernur BI yang baru, Melchias menjelaskan, Komisi XI DPR mengharapkan keduanya bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi bisa menjadi lebih baik.
 
"‎Karena di kurs ada gangguan, kita langsung panik padahal ekonomi kita sedang sehat dan baik ini kontradiksi ya. Likuiditas USD sangat kurang, ‎supaya orang pinjam duit USD atau rupiah, hasil ekspornya masuk di Indonesia. Sehingga USD kita enggak kurang likuiditasnya," pungkas Mekeng.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif