Perpajakan. Foto : Medcom.id.
Perpajakan. Foto : Medcom.id.

Punya Tabungan, Rumah, hingga Saham Wajib Dilaporkan dalam SPT

Eko Nordiansyah • 24 Maret 2022 11:53
Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mendorong wajib pajak untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Penyampaian SPT Tahunan tidak hanya melaporkan pendapatan kena pajak saja, melainkan juga harta yang dimiliki.
 
Dilansir dari laman resmi DJP, Kamis, 24 Maret 2021, seluruh harta yang diperoleh pada tahun sebelumnya wajib dilaporkan dalam SPT. Artinya kepemilikan tabungan, rumah, kendaraan bermotor, hingga saham seharusnya juga ikut dilaporkan wajib pajak.
 
Terdapat enam kategori harta yang harus disampaikan oleh wajib pajak dalam SPT Tahunan, yaitu:

1. Kas dan setara kas

  • Uang tunai.
  • Tabungan.
  • Giro.
  • Deposito.
  • Setara kas lain.


2. Piutang

  • Piutang.
  • Piutang afiliasi atau piutang kepada instansi yang memiliki hubungan istimewa.
  • Piutang lain.

3. Investasi

  • Saham.
  • Obligasi.
  • Surat utang.
  • Reksadana.
  • Instrumen derivatif.
  • Penyertaan modal dalam perusahaan tertutup dan terbuka.
  • Investasi lainnya.

4. Alat transportasi

  • Sepeda.
  • Sepeda motor.
  • Mobil.
  • Alat transportasi lainnya.

5. Harta bergerak lainnya

  • Logam mulia.
  • Batu mulia.
  • Barang seni dan antik.
  • Kapal pesiar, pesawat terbang, helikopter, dan peralatan olahraga khusus
  • Peralatan elektronik dan furnitur.
  • Harta bergerak lainnya.


6. Harta tidak bergerak

  • Tanah maupun bangunan tempat tinggal.
  • Tanah maupun bangunan usaha seperti ruko, pabrik, gudang.
  • Tanah lahan usaha seperti lahan. perkebunan dan lahan pertanian.
  • Harta tidak bergerak lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif