Ilustrasi penerima bantuan sosial - - Foto: Antara/ Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi penerima bantuan sosial - - Foto: Antara/ Yulius Satria Wijaya

Penyaluran Bansos Diperpanjang hingga Desember

Ekonomi kementerian keuangan bansos dana desa Bantuan Langsung Tunai
Eko Nordiansyah • 03 Juni 2020 15:16
Jakarta: Pemerintah memperpanjang pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat hingga Desember 2020. Untuk bansos Jabodetabek maupun non-Jabodetabek akan diberikan sampai akhir tahun, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa diberikan hingga September.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perpanjangan pemberian bansos tersebut demi menjaga daya beli masyarakat, membantu masyarakat rentan yang terdampak covid-19 hingga para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
 
"Untuk perlindungan sosial yang menyangkut PKH (Program Keluarga Harapan), bansos Jabodetabek, bansos non-Jabodetabek, kartu prakerja, diskon listrik diperpanjang menjadi enam bulan, dan BLT dana desa sampai September," katanya usai rapat terbatas di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, pemerintah menurunkan besaran bantuan bagi bansos sembako Jabodetabek, bansos tunai non-Jabodetabek, maupun BLT desa mulai Juli mendatang. Setiap keluarga akan menerima Rp300 ribu per bulan dari sebelumnya 600 ribu per bulan.
 
"Untuk BLT dana desa, yang sekarang juga diperpanjang hingga September. Antara Juli hingga September manfaat diturunkan dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu, sehingga total anggaran menjadi Rp31,8 triliun," ungkapnya.
 
Baca: Defisit APBN Makin Lebar Jadi Rp1.039,2 Triliun
 
Total anggaran bansos sembako Jabodetabek adalah Rp6,8 triliun, dan bansos tunai non-Jabodetabek sebesar Rp32,4 triliun. Sementara itu, data penerima bantuan di antaranya petani, peternak dan pekebun 18,4 juta, pedagang dan pekerja swasta 4,2 juta, pekerja bangunan 3,4 juta, buruh pabrik 3,3 juta, supir dan pekerja sektor komunikasi 1,3 juta, nelayan 900 ribu dan sektor lainnya.
 
"Ini sudah mencakup 40 persen masyarakat. Itu dukungan yang diberikan pemerintah untuk menahan daya beli agar tidak menurun akibat adanya covid dan merosotnya kegiatan ekonomi terutama di level grass root," pungkas dia.
 

(Des)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif