Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro. ANT/Sigid Kurniawan
Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro. ANT/Sigid Kurniawan

Menkeu Akui Penyerapan APBN 2015 di Pusat Rendah

Surya Perkasa • 25 Agustus 2015 15:38
medcom.id, Jakarta: Pemerintah mengakui penyerapan anggaran di tingkat pusat masih rendah dengan penyerapan anggaran yang mencapai 41 persen atau sekitar Rp820 triliun pada semester I-2015.
 
"Bila dibandingkan dari kinerja di tahun lalu, realisasi yang masih lebih lambat terutama pada belanja pemerintah pusat," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).
 
Namun dalam penyampaian pendapat pemerintah atas pandangan umum fraksi kepada RUU APBN 2016 dan Nota Keuangannya, Bambang mengatakan penyerapan anggaran sudah mengalami perbaikan. 

Pada pertengahan Agustus 2015, penyerapan anggaran pemerintah pusat sudah mencapai Rp297,9 triliun.Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan penyerapan pemerintah pusat di 2014 yang hanya Rp260,3 triliun pada waktu yang sama.
 
"Penyerapan anggararan pada bulan-bulan berikutnya diperkirakan realisasi belanja Kementerian/Lembaga akan semakin meningkat lagi," kata dia.
 
Perlambatan ini bisa terjadi karena pada awal 2015 dilakukan perubahan pagu yang signifikan. Di APBN-P 2015 juga terjadi perubahan nomenklatur.
 
"Hal itulah yang menyebabkan sampai semester I-2015 penyerapan belanja Kementerian/Lembaga masih belum seperti yang kita harapkan," ujar Bambang.
 
Pada 2016, pemerintah optimistis penyerapan anggaran akan lebih cepat. Selain mempersiapkan lebih awal perencanaan anggaran, pemerintah juga akan percepatan lelang kegiatan dan proyek di triwulan IV-2015.
 

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan