Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.

Jos! Dalam Sepekan, Dana Asing Mengalir Rp980 Miliar ke Pasar Keuangan Domestik

Husen Miftahudin • 01 April 2022 17:19
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing kembali mengalir ke pasar keuangan domestik pada pekan terakhir Maret 2022. Berdasarkan data transaksi pada 28-31 Maret 2022, dana dari investor asing (nonresiden) tersebut tercatat beli neto (inflow) sebanyak Rp980 miliar.
 
Mengalirnya dana asing ke pasar keuangan domestik tersebut utamanya berasal dari pasar saham sebanyak Rp3,33 triliun. Sayangnya di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dana asing justru tercatat keluar (outflow) sebesar Rp2,34 triliun.
 
"Berdasarkan data setelmen sampai dengan 31 Maret 2022 year to date (ytd), nonresiden jual neto Rp43,06 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp30,28 triliun di pasar saham," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip dari rilis Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah, Jumat, 1 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun premi risiko atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun turun ke level 83,15 basis poin (bps) per 31 Maret 2022 dari 94,13 bps per 25 Maret 2022. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.
 
Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.
 
Meskipun demikian, mengalirnya modal asing ke pasar keuangan domestik tak mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda tersebut justru melemah pada perdagangan akhir pekan ini.
 
Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap USD melemah ke level Rp14.370 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah tipis tujuh poin atau setara 0,05 persen dari posisi Rp14.363 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp14.360 per USD. Rupiah turun delapan poin atau setara 0,06 persen dari level Rp14.352 per USD pada perdagangan hari sebelumnya.
 
Sedangkan pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.364 per USD atau turun tujuh poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.357 per USD.
 
Terkait hal tersebut, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat.
 
"Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut," tutup Erwin.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif