"Ekspor ke AS kaitan dengan Israel, kalau sekarang-sekarang ini memang belum kelihatan (terdampak). Tapi, kok rasanya enggak signifikan ya," kata Yunita di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 10 Desember 2017.
Menurut Sri, arus ekspor impor hingga saat ini berjalan normal. Malah, pada kuartal III 2017, Indonesia mengalami peningkatan ekspor ke AS sebesar 17 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
"Kita sekarang lagi genjot ekspornya ke AS. Sepertinya enggak terpengaruh," ujar dia.
Baca: Wapres JK: Pengakuan Trump atas Yerusalem Berefek Tidak Langsung ke Ekonomi RI
Indonesia juga masih memiliki kerja sama perdagangan dengan Israel dalam ekspor impor. Data BPS mencatat, setidaknya ada 30 komoditas yang diimpor Indonesia dari Israel.
Sebaliknya, ada 10 jenis komoditas asal Indonesia yang diekspor ke Israel. Total nilai ekspor-impor kedua negara mencapai ratusan juta dolar AS.
Keputusan Trump mengakui sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai banyak kecaman. Sentimen negatif terhadap Amerika dan Israel pun menyeruak, termasuk dalam kerja sama perdagangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News