Ilustrasi pembiayaan utang pemerintah - - Foto: AFP/ Oscar Siagian
Ilustrasi pembiayaan utang pemerintah - - Foto: AFP/ Oscar Siagian

Semester II, Pemerintah Butuh Pembiayaan Utang Rp989,86 Triliun

Ekonomi surat utang Kementerian Keuangan pinjaman luar negeri
Eko Nordiansyah • 26 Agustus 2020 11:09
Jakarta: Kebutuhan pembiayaan utang pemerintah semester II-2020 mencapai Rp989,86 triliun. Pembiayaan tersebut akan dipenuhi melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp899,98 triliun dan pengadaan pinjaman Rp89,38 triliun.
 
"Pemerintah selalu menerapkan strategi oportunistik dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan, yaitu dengan memanfaatkan momen yang tepat untuk memperoleh biaya dan risiko yang minimal," dilansir dari data APBN KiTa, Rabu, 26 Agustus 2020.
 
Kemudian pemerintah akan melakukan optimalisasi pinjaman program dengan biaya yang relatif lebih murah serta optimalisasi penerbitan SBN ritel untuk meningkatkan perilaku investasi pada masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, penerbitan SBN domestik tetap mengutamakan penerbitan melalui lelang dengan dukungan Bank Indonesia (BI) sebagai standby buyer. Di sisi lain, penerbitan SBN valas dilakukan saat kondisi pasar keuangan domestik kurang menguntungkan.
 
Pemerintah pun berkomitmen untuk melakukan pengelolaan utang dengan prudent dan akuntabel demi mendukung APBN yang kredibel, di tengah kondisi luar biasa yang memerlukan usaha ekstra pula.
 
"Selain itu, pemerintah juga selalu mengutamakan fleksibilitas dan efisiensi dalam pembiayaan agar dapat menjaga komposisi portofolio utang secara optimal untuk memastikan keseimbangan makro yang sustainable," tutup keterangan tersebut.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif