Ilustrasi pembiayaan utang pemerintah - - Foto: MI/ Aprillio Akbar
Ilustrasi pembiayaan utang pemerintah - - Foto: MI/ Aprillio Akbar

Utang Pemerintah Tembus Rp519,2 Triliun hingga Juli 2020

Ekonomi Virus Korona Sri Mulyani surat utang defisit anggaran
Eko Nordiansyah • 25 Agustus 2020 19:23
Jakarta: Utang pemerintah hingga Juli 2020 tercatat menembus Rp519,2 triliun. Realisasi pembiayaan anggaran ini mengalami kenaikan sebesar 118 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan utang pemerintah disebabkan oleh meningkatnya defisit anggaran dalam membiayai penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Hingga Juli 2020, anggaran negara mengalami defisit Rp330,2 triliun atau 2,01 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
 
"Hingga akhir Juli, realisasi untuk pembiayaan utang mencapai Rp519,2 triliun, itu naik 118 persen dibandingkan tahun lalu. Kalau kita bicara tentang pembiayaan karena defisit kita meningkat cukup besar," kata dia dalam videoconferencedi Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika dirinci, pembiayaan anggaran terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp513,4 triliun (neto) atau naik 110 persen dibandingkan Juli tahun lalu, dan pembiayaan dari pinjaman sebesar Rp5,8 triliun (neto) atau turun 191,4 persen (yoy).
 
Sementara itu, pemerintah melakukan pembiayaan investasi kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp9,5 triliun dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp7 triliun. Total pembiayaan investasi sebesar Rp16,5 triliun atau mengurangi pembiayaan anggaran.
 
Di sisi lain, pemerintah melakukan pemberian pinjaman sebesar Rp0,5 triliun, pembiayaan lainnya Rp0,2 triliun, serta membayar kewajiban pinjaman sebesar Rp0,4 triliun. Sehingga secara keseluruhan, jumlah pembiayaan mencapai Rp503 triliun atau naik 115,3 persen (yoy).
 
"Pembiayaan realisasinya Rp503 triliun, naik sangat tinggi dibandingkan tahun lalu 118 persen. Karena ini untuk danai defisit yang realisasinya capai Rp330,2 triliun atau kenaikan defisit hingga 79,5 persen dibandingkan tahun lalu," ungkap dia.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif