Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Pandemi Covid-19 Sadarkan Masyarakat untuk Pintar Kelola Keuangan

Ekonomi Virus Korona tips keuangan Allianz Indonesia tips berinvestasi
Angga Bratadharma • 17 Oktober 2020 13:28
Jakarta: Pandemi covid-19 memberikan dampak ekonomi yang sangat besar di hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Meski demikian, pandemi covid-19 juga menyadarkan masyarakat untuk semakin bijak atau pintar dalam mengelola keuangan guna meminimalisir risiko.
 
Adapun ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 tercatat minus 5,32 persen. Meski mulai membaik pada kuartal III, namun pertumbuhannya masih di level negatif. Kondisi Indonesia yang sudah memasuki resesi ini menyebabkan banyak orang mengalami guncangan ekonomi, entah karena terkena pemotongan gaji, pengurangan bonus, atau kehilangan pekerjaan.
 
Perwakilan Yayasan Allianz Peduli Sunadi menegaskan masa pandemi yang tengah dialami menyadarkan masyarakat untuk semakin pintar mengatur keuangan dan memikirkan berbagai risiko yang mungkin terjadi. Allianz, lanjutnya, percaya masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik bisa mengatur keuangan keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan memilih produk keuangan terbaik sehingga dapat lebih kuat menghadapi tantangan. Kami berharap Allianz Indonesia dapat terus memberikan ketenangan pikiran dan perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia, terutama di masa menantang ini," kata Sunadi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 17 Oktober 2020.
 
Perencana Keuangan Rista Zwestika menambahkan hal yang paling penting dalam pengelolaan keuangan adalah membuat perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan penting karena ketika pendapatan seseorang berkurang tapi biaya hidup terus berjalan seperti membayar cicilan, ada biaya tak terduga, dan lain semacamnya.
 
"Karena, pendapatan kita bisa berkurang, tapi biaya hidup terus berjalan, cicilan tidak bisa dihentikan, muncul biaya tambahan yang tidak terduga, sementara tabungan terkuras dengan cepat. Karena itu perencanaan keuangan seperti peta yang akan membantu kita mencapai tujuan keuangan kita," kata Rista.
 
Apabila pengeluaran sudah tidak dapat lagi ditutupi oleh pendapatan, mak seseorang perlu mengambil langkah yaitu mengurangi pengeluaran atau menambah penghasilan. Atau bisa melakukan kedua hal tersebut secara bersamaan. Hal itu tentu dengan harapan guna mengoptimalkan perencanaan keuangan.
 
"Ada dua cara yang mungkin dilakukan untuk menambah penghasilan. Pertama, secara vertikal. Bila kita bekerja di sebuah perusahaan, kita bisa berusaha untuk meningkatkan level kita, sehingga terbuka peluang untuk mendapatkan peningkatan imbalan. Cara kedua adalah secara horizontal, yaitu mencari penghasilan tambahan, misalnya, dengan memulai usaha," tutupnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif