Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026.
IHSG turun 1,22 poin atau 0,02 persen ke level 6.092,54 di tengah pergerakan bursa saham Asia yang bervariasi.
Pergerakan bursa Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,48 persen ke level 24.327, sedangkan Shanghai Composite naik 0,07 persen ke posisi 3.816,56.
Di sisi lain, indeks KOSPI Korea Selatan melemah 2,27 persen ke level 6.475,27. Nikkei 225 Jepang terkoreksi 0,02 persen ke posisi 69.030,92, sementara indeks VNI Vietnam turun 0,11 persen ke level 1.733,20.
Di kawasan Asia Tenggara, indeks SET Thailand menguat 0,45 persen ke level 1.577,65 dan KLCI Malaysia naik 0,30 persen ke posisi 1.613,35. Sementara itu, indeks PSI Filipina menguat 1,15 persen.
Dari pasar keuangan global, Wall Street ditutup menguat dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,6 persen menjelang musim publikasi laporan keuangan perusahaan. Namun, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun masih tinggi di level 5,24 persen.
Kepala Ekonom Mirae Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai rebound IHSG masih rapuh meskipun indeks sempat menguat 1,04 persen ke level 6.094 pada perdagangan Jumat. Secara mingguan, IHSG masih terkoreksi sekitar 2 persen, sementara investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp142 miliar di pasar reguler.
Rully menilai berkurangnya tekanan jual investor asing menjadi perkembangan positif, tetapi belum menunjukkan kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik. Pelaku pasar juga akan mencermati data inflasi AS, laporan keuangan perbankan AS, serta pergerakan imbal hasil obligasi dan harga minyak dunia.
Di tengah ketidakpastian tersebut, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham dibandingkan mengambil eksposur secara luas terhadap indeks.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan