NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto : MI/Adam Dwi.
Ilustrasi. Foto : MI/Adam Dwi.

BPJamsostek Siapkan Rp8 Triliun untuk Beli Saham

Ekonomi pasar saham Berita BPJAMSOSTEK
Annisa ayu artanti • 16 Maret 2020 17:25
Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan atau yang sekarang disebut BPJamsostek menyiapkan pendanaan sekitar Rp6 triliun sampai Rp8 triliun untuk berbelanja saham hingga akhir tahun.
 
Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto menyampaikan bahwa pihaknya akan mengambil momentum terkoreksinya harga saham saat ini untuk membeli sejumlah saham yang harganya sedang terdiskon karena imbas dari tekanan ekonomi global dan meluasnya penyebaran virus korona.
 
"Tapi alokasi kita sampai akhir tahun Rp6 triliun sampai Rp8 triliun, kita manfaatkan momentum," kata Agus di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak periode Januari hingga Februari tahunini, BPJamsostek mencatat transaksi yang telah dilakukan berkisar Rp20 triliun dengan rincian Rp10 triliun untuk pembelian dan Rp10 triliun untuk penjualan saham.
 
Kedepannya, kata Agus, BPJamsostek masih akan mengevaluasi rencana pembelian saham-saham selanjutnya. Apakah dengan cara menjual portofolio yang sudah ada lalu kemudian melakukan pembelian, atau langsung melakukan pembelian dengan anggaran yang ada.
 
"Nah kita evaluasi lagi. Kalau bisa kita jual akan dijual dan digunakan untuk beli lagi," ucapnya.
 
Saat ini kepemilikan saham BPJS Ketenagakerjaan mayoritas merupakan saham kategori blue chip pada Index LQ45 dan mayoritas juga merupakan saham-saham BUMN.
 
Agus menambahkan, pihaknya selalu berhati-hati dalam menempatkan investasinya. Beberapa kategori saham BPJamsostek adalah yang memiliki fundamental kuat, memiliki kerja yang bagus, harga saham relatif rendah, memiliki kapabilitas besar, serta ketahanan terhadap isu global yang cukup kuat.
 
"Kita akan melihat secara general. Jadi sektor belum bisa menentukan. setiap saat setiap hari kita akan monitor setiap sektor industri. " jelasnya
 
"Tentunya kita melakukan itu sesuai dengan ketentuan aturan yang ada di BPJamsostek," tukasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif