Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin, 2 November 2026. Pelemahan indeks domestik terjadi di tengah pergerakan bursa saham Asia yang cenderung variatif.
Berdasarkan data perdagangan pasar saham Asia pada pagi ini, IHSG terkoreksi 46,69 poin atau 0,92 persen ke level 5.010,36.
Tekanan juga terjadi di mayoritas bursa saham Asia Tenggara. Indeks SET Thailand mencatatkan pelemahan terdalam dengan turun 1,68 persen atau 26,01 poin ke posisi 1.518,59.
Selanjutnya, indeks Straits Times Singapura melemah 1,19 persen ke level 5,39. Indeks VNI Vietnam terkoreksi 0,67 persen ke posisi 1.729,89.
Pelemahan juga dialami indeks PSEi Filipina sebesar 0,44 persen dan FTSE Malaysia KLCI yang turun 0,29 persen ke posisi 1.610,88.
Di kawasan Asia Timur, indeks Nikkei 225 Jepang turut bergerak di zona merah. Indeks tersebut melemah 179,61 poin atau 0,28 persen ke level 63.110,50.
Kospi Korea Selatan Menguat 1,67 Persen
Berbeda dengan mayoritas bursa regional, indeks Kospi Korea Selatan justru mencatatkan penguatan signifikan pada awal perdagangan.
Kospi naik 95,62 poin atau 1,67 persen ke level 5.826,36. Penguatan juga terjadi di bursa saham Tiongkok dan Hong Kong.
Indeks Shanghai Composite menguat 16,32 poin atau 0,45 persen ke posisi 3.615,34. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong naik 85,58 poin atau 0,37 persen ke level 23.380,00.
Dengan pergerakan tersebut, Kospi menjadi indeks dengan penguatan persentase terbesar di antara bursa saham Asia yang dipantau pada pagi ini. Sebaliknya, SET Thailand mencatatkan koreksi terdalam.