Di tengah sentimen risk-off akibat konflik di Timur Tengah, pasar saham Indonesia justru menunjukkan daya tahan.
Melansir Antara, Selasa, 3 Maret 2026, pada pembukaan perdagangan, IHSG naik 43,04 poin atau 0,54 persen ke posisi 8.059,87. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 5,20 poin atau 0,64 persen ke level 817,69.
Wall Street ditutup bervariasi
Pergerakan IHSG terjadi setelah bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan sebelumnya.Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,15 persen ke level 48.904,78. Sementara itu, indeks S&P 500 naik tipis 0,04 persen ke 6.881,62 dan Nasdaq menguat 0,36 persen ke posisi 22.748,86.
Pergerakan campuran di Wall Street mencerminkan kehati-hatian investor global dalam merespons perkembangan geopolitik.
| Baca juga: IHSG Dibuka Melemah ke 8.211, Masih Bisa Rebound atau Lanjut Koreksi? |
IHSG sempat terkoreksi tajam
Meski begitu, pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026, IHSG ditutup melemah signifikan 2,66 persen ke level 8.016,8. Tekanan tersebut dipicu meningkatnya konflik terbuka antara AS–Israel dan Iran yang memicu sentimen risk-off global.Eskalasi konflik mendorong kenaikan harga minyak dunia serta kekhawatiran inflasi global. Meski demikian, pelemahan IHSG relatif tertahan oleh penguatan saham sektor energi dan emas yang diuntungkan dari lonjakan harga komoditas.
Sentimen domestik masih stabil
Dari sisi dalam negeri, kondisi ekonomi relatif stabil. Inflasi Februari tercatat 4,76 persen secara tahunan (year-on-year). Selain itu, neraca perdagangan Januari mencatat surplus sebesar USD960 juta, memperpanjang tren surplus selama 69 bulan berturut-turut.Stabilitas data domestik ini menjadi penopang pergerakan IHSG di tengah tekanan eksternal.
"Selama ketegangan geopolitik masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda de-eskalasi, Untuk perdagangan hari ini, proyeksi IHSG masih akan cukup tertekan menuju level supportnya pada 7940-7820 dengan resistance di 8200-8350," jelas tim riset BRI Danareksa Sekuritas.
Rekomendasi saham
Beberapa saham yang masuk dalam radar pelaku pasar antara lain:- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)
- PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News