Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Terobosan Kalung Eucalyptus Dorong Penguatan Rupiah

Husen Miftahudin • 13 Juli 2020 20:10
Jakarta: Terobosan kalung eucalyptus sebagai penawar virus pandemi covid-19 diapresiasi pelaku pasar keuangan. Alhasil, nilai tukar rupiah pada hari ini mengalami penguatan meski tipis.
 
Inovasi antivirus berbasis eucalyptus tersebut merupakan hasil ciptaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian. Produk tersebut dinilai mampu menangkal penyebaran virus korona. Pengujian eucalyptus telah berhasil diuji terhadap virus influenza, virus beta, dan gamma corona dengan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.
 
"Pemerintah optimis terhadap obat penawar dan terus mencari terobosan dengan melakukan penelitian untuk mencari obat penawar pandemi virus korona yang sampai saat ini terus dilakukan uji coba, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Senin, 13 Juli 2020.

Di sisi lain, sambungnya, Bank Indonesia (BI) hari ini melakukan intervensi di pasar valuta asing (valas), obligasi, dan Surat Utang Negara (SUN) di perdagangan domestic non deliverable forward (DNDF) guna menjaga stabilitas mata uang rupiah.
 
Menurut Ibrahim, langkah bank sentral tersebut juga diharapkan dapat membendung sentimen negatif dari merebaknya pandemi covid-19 di dalam negeri yang terus dijadikan topik utama pada pekan ini.
 
"Sehingga, intervensi tersebut bisa menahan keluarnya arus modal asing dari pasar keuangan dalam negeri dan sudah tentu pelemahan mata uang rupiah tertahan dan rupiah kembali memasuki  zona aman dengan menguat tipis," ungkap Ibrahim.
 
Dalam penutupan perdagangan hari ini, rupiah menguat tipis. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.425 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.435 per USD.
 
Mata uang Garuda tersebut menguat 10 poin atau setara 0,07 persen. Sedangkan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.370 per USD sampai Rp14.472 per USD.
 
Sedangkan menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.365 per USD. Rupiah mengalami penguatan 133 poin atau setara 0,92 persen, dari Rp14.498 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.486 per USD atau mengalami penguatan sebesar 15 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.501 per USD.
 
"Dalam perdagangan Selasa besok rupiah kemungkinan masih akan bergejolak, walaupun dibuka melemah tetapi ditutup kemungkinan menguat. Range rupiah berada di Rp14.400 per USD sampai Rp14.440 per USD," tutup Ibrahim.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan