Ilustrasi dana asing kabur dalam bentuk dolar AS - - Foto: AFP/ Mohd Rasfan
Ilustrasi dana asing kabur dalam bentuk dolar AS - - Foto: AFP/ Mohd Rasfan

Awal Maret, Dana Asing Kabur Rp6,13 Triliun

Eko Nordiansyah • 04 Maret 2022 16:38
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar (capital outflow) dari Indonesia sebesar Rp16,3 triliun. Hal ini berdasarkan data setelmen selama 1-2 Maret 2022, dengan nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan jual neto.
 
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan aliran modal asing keluar ini jual neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8,3 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp2,17 triliun.
 
"Berdasarkan data setelmen sampai dengan 2 Maret 2022 (ytd), nonresiden jual neto Rp1,60 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp23,20 triliun di pasar saham," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 Maret 2022.
 
Sementara itu, premi CDS Indonesia lima tahun naik ke level 110,71 basis poin (bps) per 3 Maret 2022 dari 104,31 bps per Februari 2022. CDS merupakan indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara.
 
Adapun rupiah ditutup pada level Rp14.385 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 3 Maret 2022. Yield SBN 10 tahun naik ke level 6,53 persen. Indeks dolar (DXY) tercatat menguat ke level 97,79, sedangkan yield US Treasury (UST) Note 10 tahun turun ke level 1,841 persen.
 
"Pada Jumat pagi, 4 Maret 2022, rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.370 per USD. Sementara yield SBN 10 tahun naik di level 6,57 persen," pungkas dia.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif