Ilustrasi. Foto; dok BAUT.
Ilustrasi. Foto; dok BAUT.

Ekspansi, Mitra Angkasa Sejahtera Bidik Pertumbuhan Penjualan 30%

Ade Hapsari Lestarini • 18 Februari 2022 12:23
Jakarta: PT Mitra Angkasa Sejahtera (MAS) berencana ekspansi 10 gerai pada 2022. Seiring penambahan gerai, emiten berkode saham BAUT ini mengincar pertumbuhan penjualan tahun ini melejit 30 persen.
 
"Kami sangat optimistis tahun ini, karena itu pada 2022 akan buka 10 gerai baru," ujar Direktur Utama Mitra Angkasa Sejahtera Simon Hendiawan, Jumat, 18 Februari 2022.
 
Optimisme emiten yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut ditopang oleh sejumlah indikator ekonomi makro. Termasuk, meningkatnya anggaran pembangunan infrastruktur pemerintah. "Bulan depan, kami buka gerai baru di Mojokerto, Jawa Timur, melengkapi yang sudah ada di Sidoarjo, Jawa Timur," tutur Simon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lokasi gerai anyar itu mencakup Mojokerto, Krian, Pasuruan, dan Surabaya. Lalu, Jakarta, Bekasi, Depok, Bandung, dan Cilegon. Menurut Simon, kian meluasnya jaringan distribusi mur dan baut perseroan, peluang untuk bertumbuhnya penjualan juga kian menguat. "Kami prediksi penjualan 2022 akan bertumbuh di atas 30 persen," ungkap dia.
 
Simon menambahkan, guna memperbesar portofolio, akan ada tambahan brand pada 2023 yang sedang dalam tahap negosiasi.
 
Direktur Mitra Angkasa Sejahtera Foong Tak Hoy menambahkan, pihaknya terus memperluas jaringan outlet RJ Steel ke berbagai wilayah di Indonesia agar dapat lebih menjangkau pelanggan dari berbagai sektor dan pasar. Selain itu, untuk meningkatkan aksesibilitas pelanggan untuk menemukan produk MAS.
 
"Perseroan juga berencana mencari lokasi gudang baru untuk mendukung rencana penambahan outlet RJ Steel di beberapa wilayah Indonesia. Untuk pembukaan gerai baru RJ Steel, rencananya 10 outlet per tahun dalam tiga tahun ke depan," kata Foong Tak Hoy.
 
MAS bergerak di bidang usaha sektor consumer cyclicals dengan bidang usaha perdagangan besar logam untuk bahan kontruksi seperti mur dan baut. Perusahaaan yang didirikan pada 2012 ini menggandeng RJ Steel pada 2016.
 
Perseroan tercatat di BEI sejak Jumat, 28 Januari 2022 dengan harga nominal saham Rp100. Dari perolehan dana segar di BEI sekitar Rp145 miliar, sebanyak 94 persen untuk modal kerja seperti pembelian terkait produk existing serta produk baru yang belum tersedia. Pada perdagangan Kamis, 17 Februari 2022, saham BAUT ditutup menguat 4,74 persen di level Rp199.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif