Indeks ini dihitung berdasarkan harga saham-saham yang termasuk dalam komposisinya, dengan bobot yang diberikan sesuai kapitalisasi pasar atau metode lainnya.
Contoh indeks saham terkenal di dunia termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia, S&P 500 di Amerika Serikat, dan Nikkei 225 di Jepang.
Indeks-indeks tersebut memberikan gambaran umum mengenai pergerakan pasar, apakah dalam kondisi bullish (menguat) atau bearish (melemah), dan sering dijadikan acuan oleh investor untuk membuat keputusan investasi.
| Baca juga: Daftar Aplikasi Trading Terbaik dan Terpercaya yang Terdaftar OJK |
Mengacu Pintar Saham.id, artikel ini akan membahas berbagai jenis indeks saham di Indonesia.
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)
Ini adalah indeks utama yang mencakup semua saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jadi, IHSG memberi tahu kita bagaimana keseluruhan pasar saham Indonesia bergerak.LQ45
Ini adalah daftar 45 saham yang paling aktif dan memiliki ukuran besar di BEI. Saham-saham di LQ45 adalah yang paling sering diperdagangkan dan punya kapitalisasi pasar yang besar.Jakarta Islamic Index (JII)
JII khusus untuk saham yang sesuai dengan prinsip syariah. Jadi, kalau kamu mau berinvestasi dengan cara yang sesuai syariah, kamu bisa cek saham-saham di JII.ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia)
ISSI juga fokus pada saham-saham syariah, tapi mencakup semua saham yang memenuhi kriteria syariah di BEI, tidak hanya yang termasuk dalam JII.SRI-KEHATI
Ini adalah indeks untuk saham-saham dari perusahaan yang memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Jadi, kalau kamu peduli dengan isu-isu keberlanjutan, SRI-KEHATI bisa jadi pilihan.IDX High Dividend 20
Ini daftar 20 saham yang memberikan dividen tinggi. Cocok untuk investor yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari dividen.IDX30
IDX30 mencakup 30 saham terbesar dan paling likuid di BEI. Ini memberikan gambaran tentang saham-saham utama di pasar.IDX Small-Mid Cap 100
Indeks ini terdiri dari 100 saham dengan kapitalisasi pasar kecil hingga menengah. Ini cocok untuk investor yang tertarik pada saham-saham dari perusahaan lebih kecil yang mungkin punya potensi pertumbuhan lebih besar.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News