Ilustrasi oekerja tambang Bukit Asam - - Foto: dok AFP
Ilustrasi oekerja tambang Bukit Asam - - Foto: dok AFP

Kuartal I-2021, Laba PTBA Turun 44,58%

Annisa ayu artanti • 30 April 2021 16:27
Jakarta: Emiten tambang pelat merah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I-2021 sebesar Rp500,52 miliar. Angka tersebut turun sebesar 44,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp903,25 miliar.

Penurunan laba tersebut seiring dengan penurunan pendapatan dari Rp5,12 triliun kuartal I-2020 menjadi Rp3,99 triliun di kuartal I-2021. Sementara untuk beban pokok pendapatan tercatat juga turun dari Rp3,59 triliun menjadi Rp2,97 triliun.
 
"Pendapatan dan laba turun dikarenakan tidak tercapainya kinerja operasional, itu karena kondisi hujan yang cukup tinggi di Tanjung Enim, dan sekitarnya," kata Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto dalam konferensi pers secara virtual, Jumat, 30 April 2021.
 
Sedangkan untuk pos beban perusahaan pada tiga bulan pertama 2021, PTBA mencatat beban umum dan administrasi sebesar Rp339,33 miliar, beban penjualan dan pemasaran sebesar Rp243,79 miliar, dan beban keuangan sebesar Rp26,84 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manajemen meyakini di kuartal kedua kinerja keuangan perusahaan lebih baik. Ia mengatakan ketidaktercapaian target-target pada kuartal I-2021 akan dikejar di kuartal II-2021.
 
Salah satu target yang akan dikebut adalah target produksi dan penjualan. Total produksi batu bara PTBA selama kuartal I-2021 mencapai 4,5 juta ton dengan penjualan sebanyak 5,9 juta ton.
 
"Kami rencanakan ini ketidak tercapaian di kuartal I akan kami recovery di kuartal II, target di kuartal II untuk me-recovery itu yaitu dengan target semester I harus tercapai," ucapnya.
 
Kendati demikian, total aset per 31 Maret 2021 sebesar Rp24,53 triliun, meningkat tipis sebesar 2 persen dari posisi 31 Desember 2020 yang sebesar Rp24,05 triliun. Adapun rincian total liabilitas dan ekuitas masing-masing Rp6,96 triliun dan Rp17,56 triliun.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif