Kemudian, Generali membukukan laba setelah pajak sebesar Rp137 miliar di kuartal III-2020 atau tumbuh 19 persen dibandingkan dengan laba yang tercatat pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Sedangkan Rasio Solvabilitas (RBC) tercatat sebesar 393 persen yang artinya neraca keuangan dalam kondisi sehat.
CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengungkapkan Generali Indonesia tetap optimistis dalam menghadapi pandemi. Sejak awal tahun, Generali Indonesia telah banyak melakukan inisiatif untuk terus mendampingi nasabah dan masyarakat dengan meluncurkan berbagai inovasi dan solusi secara digital.
"Kali ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk saling memberikan semangat agar kita semua bisa termotivasi dan bisa terus produktif serta kreatif dalam menghadapi tantangan selama pandemi," kata Edy, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 14 Desember 2020.
Tak hanya itu, di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, pada November 2020 tercatat sebanyak 98 persen dari nasabah Generali yang sudah mengaktifkan RoboARMS dengan kinerja investasinya di atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Bahkan di antaranya mencapai 29 persen di atas IHSG.
Dari sisi klaim, hingga November 2020, Generali Indonesia telah mencatat membayarkan klaim kesehatan dan kematian sebesar lebih dari Rp569 miliar yang di antaranya klaim covid-19 sebesar lebih dari Rp32,9 miliar untuk 302 kasus.
Di sisi lain, lanjut Edy, Generali mengajak masyarakat untuk saling berbagi semangat dalam menghadapi pandemi ini. Selain kesehatan, pandemi juga berdampak pada berbagai aspek, termasuk di sektor ekonomi dan sosial yang memprihatinkan, di mana berdasarkan data Kemnaker tercatat lebih dari 3,5 juta pekerja formal maupun informal terdampak covid-19.
Selain itu, juga pada sektor kesehatan mental, kasus kesehatan jiwa di Indonesia juga meningkat selama pandemi belum lagi banyak masyarakat yang mengalami kesulitan belajar, kecemasan, stres, dan gangguan mood hingga depresi. Melihat kondisi ini, Generali meluncurkan social movement #GeneraliTebarSemangat.
"Hingga kini, pandemi terus berlanjut dan untuk dapat mengatasi berbagai dampak yang dirasakan, termasuk dalam isu kesehatan mental yang semakin meningkat, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan seluruh lapisan masyarakat," kata Praktisi Kesehatan Reisa Broto Asmoro.
Lebih lanjut, walau vaksin covid-19 sudah ada dalam jumlah terbatas, Generali tetap mengajak masyarakat harus terus waspada akan penyebaran virus covid-19 dan tetap melakukan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Memakai Masker). Berbagai upaya, tambah Edhy, yang Generali lakukan merupakan bagian dari kontribusi pada masyarakat.
"Yang juga sejalan dengan upaya dari berbagai pihak untuk mengurangi jumlah pasien dan memutus mata rantai penularan," tutup Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News