Mata uang rupiah. Foto : MI.
Mata uang rupiah. Foto : MI.

Melemah 2,87%, Rupiah Masih Lebih Baik dari Mata Uang Negara Lain

Eko Nordiansyah • 24 Mei 2022 16:04
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut nilai tukar rupiah terdepresiasi sejalan dengan mata uang regional lainnya. BI menilai depresiasi ini juga terjadi seiring dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
 
"Nilai tukar rupiah pada 23 Mei 2022 terdepresiasi 1,20 persen dibandingkan dengan akhir April 2022," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Ia menjelaskan depresiasi tersebut disebabkan oleh aliran modal asing keluar sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global di tengah terjaganya pasokan valas domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan perkembangan ini, Perry menambahkan nilai tukar rupiah sampai dengan 23 Mei 2022 terdepresiasi sekitar 2,87 persen dibandingkan dengan level akhir 2021. Meski begitu, depresiasi yang dialami oleh rupiah lebih baik dibandingkan dengan negara lainnya.
 
"Ini relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 4,11 persen, Malaysia 5,10 persen, dan Korea Selatan 5,97 persen," ungkapnya.
 
Ke depan, stabilitas nilai tukar rupiah diprakirakan tetap terjaga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap baik, terutama oleh lebih rendahnya defisit transaksi berjalan dan supply valas dari korporasi yang terus berlanjut.
 
"Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan fundamental ekonomi," pungkas dia.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif