Elnusa. Foto : Elnusa.
Elnusa. Foto : Elnusa.

Elnusa Bidik Laba Bersih Rp200 Miliar di 2022

Antara • 14 April 2022 14:55
Jakarta: PT Elnusa Tbk, perusahaan penyedia jasa minyak dan gas, memproyeksikan laba bersih sebesar Rp200 miliar pada 2022, naik dari realisasi 2021 yang sebesar Rp108 miliar.
 
"Hingga kuartal I-2022, Elnusa membukukan laba bersih yang belum diaudit (unaudited) sebesar Rp75 miliar," kata Direktur Utama Elnusa John Hisar Simamora, dikutip dari Antara, Kamis, 14 April 2022.
 
Sementara itu, pendapatan perusahaan tahun ini diproyeksikan sama seperti tahun lalu sebesar Rp8 triliun. Untuk mencapai target tersebut perusahaan mengalokasikan belanja modal Rp700 miliar untuk investasi pada sejumlah peralatan hulu dan hilir migas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


John Simamora mengatakan salah satu upaya perusahaan adalah melakukan diversifikasi pendapatan, tidak hanya dari kegiatan hulu migas (upstream) sebagai bisnis inti (core business) namun juga berbagai kegiatan di hilir migas.
 
"Ada banyak peluang yang bisa dioptimalkan oleh Elnusa, selain pasar hulu migas terutama peluang sinergi dari pembentukan SHU (Subholding Upstream) serta peningkatan kepemilikan SHU di Elnusa, seperti pasar hilir migas, termasuk pengembangan infrastrukturnya, pengembangan digitalisasi, peluang chemical penunjang upstream, dan green energy services," kata John.
 
Menurut John, diversifikasi ini pula salah satu faktor yang membuat Elnusa kembali memperoleh peringkat idAA- dan peringkat idAA-(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I tahap I Tahun 2020 dengan predikat outlook  stabil dari Pefindo yang berlaku 7 April 2022-1 April 2023. Perolehan ini diberikan berdasarkan data perusahaan dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2021.
 
"Di tengah pandemi covid-19, banyak yang khawatir akan membuat kinerja merosot, namun ternyata kami bisa mempertahankan," katanya.
 
Direktur Keuangan Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan, peringkat yang didapat mencerminkan sinergi bisnis yang kuat dengan Grup Pertamina, posisi perusahaan yang kuat serta adanya diversifikasi pendapatan di bisnis jasa pendukung minyak dan gas dan kondisi keuangan perusahaan yang kuat.
 
Peringkat dibatasi oleh volatilitas harga minyak serta eksposur perusahaan terhadap risiko proyek yang dijalankan. ELSA dapat meningkatkan prestasinya dengan memperkuat posisi bisnisnya, ditunjukkan oleh pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan, dengan tetap mempertahankan rasio struktur modal yang konservatif dan proteksi arus kas perusahaan yang kuat secara berkelanjutan.
 
Bachtiar mengatakan dengan pencapaian kinerja yang baik serta catatan budaya HSSE yang memuaskan dapat mempertahankan Elnusa dalam meraih peringkat tersebut. Selain itu, ini membuktikan komitmen Elnusa sebagai penyedia layanan bisnis jasa migas nasional dalam menciptakan berbagai inovasi serta service terbaiknya.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif