Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Gaji UMR Bisa Nabung Saham? Ini Caranya

Ade Hapsari Lestarini • 20 Maret 2022 10:10
Jakarta: Bagi orang awam, berinvestasi saham cenderung dianggap perlu modal yang besar, apalagi di mata orang yang gajinya pas-pasan atau setara Upah Minimum Regional (UMR).
 
Padahal, asumsi tersebut salah. Menurut Co-founder Ternak Uang, Timothy Ronald, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk bermain saham, termasuk mereka yang bermodal gaji UMR. Penasaran dengan caranya? Perhatikan tips menabung saham dengan gaji UMR berikut ini.

Sisihkan gaji


Timothy menyarankan, ketika menerima gaji, sisihkan dana untuk berinvestasi sekitar 10-20 persen dari pendapatan bulanan. Rentang dana investasi tersebut tidak terbentur wilayah. Artinya, entah itu di UMR Jakarta, atau daerah lainnya yang punya UMR tidak menjadi masalah.
 
"Kalau dapat income, dari gaji, tunjangan, bonus atau THR, jangan langsung dipakai untuk foya-foya. Sisihkan terlebih dahulu. Jumlahnya berapa? Itu tergantung kalian sebenarnya bisa jam berapa misalnya cuma bisa 10 persen silakan, kalau 20 persen, itu lebih baik. Tapi dari Saya pribadi, usahakanlah untuk menyisihkan 20 persen dari gaji," papar Timothy, dikutip Medcom.id, Minggu, 20 Maret 2022.

Dollar Cost Averaging (DCA)


Agar tidak sekadar menabung uang 'mati', lanjut Timothy, investasikan 10-20 persen dari gaji UMR tersebut secara berulang, di tanggal yang sama setiap bulannya. Jika dilakukan secara konsisten dan dalam jangka waktu tertentu, niscaya nominalnya akan terus bertambah. Dalam istilah bisnis, cara ini disebut dengan Dollar Cost Averaging (DCA).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk investasi, kita pakai metode yang namanya dolar cost averaging, yakni setiap bulannya di tanggal yang sama kita masukkan uang jumlah yang sama. Jadi secara marketing, kita mau beli sahamnya karena mengharapkan keuntungan jangka panjang dari capital gain-nya dan juga dividen yang dibagikan oleh perusahaan yang sahamnya kalian beli, jadi kita gabung pelan-pelan setiap bulannya dengan metode ini," sahutnya.

Pilih saham perbankan


Bagi mereka yang ingin bermain saham yang dana investasinya hanya dari gaji UMR, Timothy juga menyarankan mereka untuk membeli saham perbankan.
 
"Kira-kira saham apa sih yang bagus untuk dibeli? Saya sarankan untuk pemula itu beli saham-saham perbankan, karena lebih aman. Bisnis perbankan juga sustainable," imbuhnya.

Pakai aplikasi


Bagi kalangan pemula, apalagi yang bermodalkan gaji UMR, jangan menggunakan intuisi untuk memilih saham. Pasalnya saat ini, terdapat beberapa aplikasi yang akan memandu pemain saham pemula.
 
"Pilih aplikasi yang bisa membeli dan menjual saham dengan lebih mudah sehingga lebih friendly dalam penggunaan” imbuhnya.

Kenali risiko


Tidak ada bisnis yang selamanya cuan. Ada kalanya bisnis yang kita jalankan mengalami kerugian. Begitu pula ketika kita bermain saham. Namun untuk meminimalkan, atau bahkan menghindari kerugian, seorang pemain saham harus mengenali risiko dalam dunia investasi saham.
 
"Tapi perlu diingat, di dalam dunia saham selalu ada yang namanya risiko. Garis besarnya ada dua, yakni capital loss dan likuidasi," pungkasnya.
 
Capital loss adalah penurunan nilai investasi yang menimbulkan kerugian bagi investor yang disebabkan oleh perbedaan harga jual dengan harga beli suatu aset, yakni harga jual lebih rendah dibandingkan dengan harga beli atau harga dasarnya.
 
Sedangkan likuidasi adalah pembubaran perusahaan oleh likuidator dan sekaligus pemberesan dengan cara melakukan penjualan harta perusahaan, penagihan piutang, pelunasan utang, dan penyelesaian sisa harta atau utang di antara para pemilik. Singkatnya, perusahaan yang menjual sahamnya dinyatakan bangkrut atau tutup.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif