Jakarta: Nilai tukar rupiah melemah terhadap mayoritas mata uang utama dunia pada perdagangan pagi ini.
Rupiah melemah terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) yang tercatat menguat 0,35 persen atau 61,8 poin ke level Rp17.912,5 per dolar AS. Kurs rupiah pun semakin mendekati level psikologis Rp18.000. Kondisi ini terjadi saat Indeks Dolar AS (DXY) melemah 0,04 persen ke level 101,935.
Tekanan terhadap rupiah juga terlihat dari pergerakan sejumlah mata uang Asia. Won Korea Selatan mencatat penguatan tertinggi sebesar 0,45 persen ke level Rp13,4068.
Mata uang Ringgit Malaysia turut menguat 0,19 persen ke posisi Rp4.388,49. Sementara itu, mata uang yuan China naik 0,11 persen ke level Rp2.676,54.
Lalu mata uang Yen Jepang dan dolar Singapura masing-masing menguat 0,05 persen. Yen berada di level Rp113,11, sedangkan dolar Singapura mencapai Rp13.990,86.
Mata uang Thailand, baht, juga menguat tipis 0,03 persen ke level Rp533,714. Adapun euro terpantau stagnan di posisi Rp19.998,0.
Di pasar komoditas, harga emas dunia bergerak naik tipis 0,02 persen ke level USD4.162,10 per troy ons. Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah masih menghadapi tekanan terhadap mayoritas mata uang utama, meskipun indeks dolar AS tercatat melemah tipis pada perdagangan pagi ini.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan