Ilustrasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) - - Foto: MI/ Susanto
Ilustrasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) - - Foto: MI/ Susanto

LPS Likuidasi 8 BPR/BPRS Tahun Lalu

Ekonomi Perbankan Perbankan Syariah LPS jasa keuangan bank perkreditan rakyat (bpr) Likuiditas Perbankan
Antara • 26 April 2022 19:06
Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan likuidasi delapan bank perkreditan rakyat/bank perkreditan rakyat syariah (BPR/BPRS) sepanjang 2021. LPS juga melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan kepada 16.730 rekening dengan total nominal sebanyak Rp71,46 miliar.
 
"Sebagai otoritas penjamin simpanan dan resolusi bank di Indonesia, dalam hal pelaksanaan resolusi bank tahun 2021 salah satu tugas dan fungsi LPS adalah membayar klaim penjaminan simpanan nasabah atas dana simpanan pada bank yang terpaksa dilikuidasi," tulis LPS dalam siaran persnya, Selasa, 26 April 2022.
 
Secara kumulatif, sejak berdiri pada 2005, LPS telah melakukan likuidasi sebanyak 116 BPR/BPRS, satu bank umum dan menyelamatkan satu bank umum hingga 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepanjang periode itu pula, nominal simpanan layak bayar yang dibayarkan oleh LPS sebanyak Rp1,7 triliun. Nilai itu mencapai 82,06 persen dari total simpanan pada bank yang dilikuidasi.
 
Sementara, untuk total rekening sebanyak 265.884 rekening yang dibayarkan atau 93,32 persen dari total rekening pada bank yang dilikuidasi.
 
Di sisi lain, cakupan penjaminan LPS sangat memadai yang mana sebanyak 99,9 persen rekening simpanan di perbankan nasional telah dijamin oleh LPS atau setara dengan 399.866.365 rekening.
 
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LHP LK LPS) Tahun 2021 yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), LPS meraih opini wajar dalam semua hal yang material. Pemeriksaan LHP LK LPS tersebut juga telah dilaksanakan sesuai standar akuntansi keuangan di Indonesia.
 
"Predikat tersebut diraih LPS untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut, dengan raihan tersebut LPS berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja lembaga, terutama dalam hal pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara," sebut LPS.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif