Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

OCBC NISP Tiadakan Biaya Transfer saat Ramadan dan Idulfitri

Ekonomi Perbankan transaksi non tunai ocbc nisp Lebaran 2022 Ramadan 2022
Angga Bratadharma • 25 April 2022 10:30
Jakarta: PT Bank OCBC NISP Tbk memutuskan untuk meniadakan biaya transfer selama Maret sampai dengan Mei 2022 sejalan adanya peningkatan kebutuhan transaksi digital di tengah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Dengan demikian nasabah individu Bank OCBC NISP dapat melakukan transaksi secara cepat dan mudah.
 
Selain peniadaan biaya transfer BI Fast sampai dengan Mei 2022, Head of Digital Banking Bank OCBC NISP Rudy Hamdani mengatakan, nasabah individu dapat menggunakan fitur pembayaran QRIS melalui ONe Mobile. Harapannya nasabah dapat melakukan transaksi dengan mudah, cepat, dan tetap terjaga keamanannya.
 
"Hal ini juga ditujukan untuk mendorong program inklusi keuangan dan mendukung transformasi digital," kata Rudy, dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin, 25 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk persiapan uang tunai, Bank OCBC NISP menyiapkan sebesar Rp2 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan hari raya Idulfitri yang bisa diambil melalui ATM dan kantor cabang. Persiapan uang tunai tahun ini lebih besar 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
 
Per 31 Maret 2022, Bank OCBC NISP melayani nasabah melalui 205 jaringan kantor di 54 kota di Indonesia. Dilengkapi dengan 515 unit ATM Bank OCBC NISP yang dapat diakses di lebih dari 100 ribu jaringan ATM di Indonesia sekaligus terhubung dengan lebih dari 700 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia.
 
Di sisi lain, Bank OCBC NISP membukukan laba bersih di 2021 sebesar Rp2,5 triliun atau tumbuh 20 persen secara tahun ke tahun. Sebesar Rp100 juta dari laba 2021 akan dijadikan cadangan umum dan sebesar Rp2,01 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan. Pada saat yang sama, aset Bank OCBC NISP di 2021 tumbuh empat persen menjadi Rp214 triliun.  
 
Sementara itu, OCBC NISP memutuskan Rp504 miliar atau 20 persen dari laba bersih 2021 yang sebesar Rp2,5 triliun sebagai dividen. "Hasil RUPST menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021 sebesar Rp2,5 triliun, sebanyak 20 persen atau Rp504 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai," kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja.
 
Dia melanjutkan, dividen tunai akan dibagikan sebesar Rp22 per lembar saham kepada para investor. Bank OCBC NISP akan membayarkan dividen tunai tahun buku 2021 tersebut dengan dipotong pajak sebagaimana ketentuan yang berlaku.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif