Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Kinerja Unit Link Generali Diklaim di Atas IHSG

Angga Bratadharma • 03 Oktober 2020 13:31
Jakarta: Terhitung sejak awal pandemi menyerang hingga akhir dari triwulan pertama 2020, kinerja investasi pasar global maupun Indonesia menunjukkan volatilitas yang signifikan. Sempat menerapkan kebijakan transisi adaptasi kehidupan baru, pembatasan di berbagai hal akibat pandemi covid-19 tetap memiliki dampak pada aktivitas ekonomi.
 
Situasi ketidakpastian yang masih berjalan ini sempat membuat IHSG kembali turun ke zona merah. Per akhir Agustus 2020, IHSG masih turun sebanyak 16,8 persen sejak awal tahun. Data menunjukkan indeks LQ45 atau kelompok 45 saham berkapitalisasi besar bahkan turun lebih dalam sebanyak 18,76 persen dalam periode yang sama.
 
Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir terhadap situasi pasar. Padahal sebenarnya ini menjadi momen yang tepat untuk berinvestasi namun tetap dengan memahami profil risiko, disiplin memantau perkembangan pasar, serta memilih tipe investasi yang tepat.

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengungkapkan menghadapi hal itu fitur RoboARMS dari Generali Indonesia terus menunjukkan performa baiknya dalam menjaga dan mengelola investasi pada unit link sesuai dengan kondisi pasar dan profil risiko nasabah.
 
Per 31 Agustus 2020, sebanyak 97 persen dari seluruh polis unitlink dari nasabah yang telah menggunakan fitur RoboARMS kinerja investasinya berada di atas IHSG sejak nasabah mengaktivasi RoboARMS, dan di antaranya mencapai hingga 23 persen di atas IHSG.
 
"Melalui fitur RoboARMS, nilai investasi pada unit link nasabah akan lebih optimal, karena fitur ini mampu mengubah alokasi investasi nasabah secara otomatis sesuai dengan kondisi pasar dan profil risiko nasabah," kata Edy, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 3 Oktober 2020.
 
Ia menambahkan polis unit link dengan fitur RoboARMS cocok bagi nasabah yang tidak memiliki waktu terus menerus memantau investasinya. Melalui fitur ini, sistem secara otomatis melakukan pergantian alokasi aset secara berkala antara saham, obligasi, dan pasar uang.
 
"Diharapkan dengan pengelolaan unit link menggunakan RoboARMS perlindungan kesehatan, dan perencanaan keuangan nasabah dapat terwujud," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan