Mata uang rupiah. Foto: MI.
Mata uang rupiah. Foto: MI.

Mata Uang Rupiah Melemah terhadap Dolar AS, Stay di Rp17.600-an

Arif Wicaksono • 08 September 2026 09:18
Ringkasnya gini..
  • Dikutip dari Investing pada pembukaan Selasa 8 September 2026 mata uang Rupiah tercatat turun 0,13% atau 23,7 poin ke level Rp17.639,6 per dolar AS.
  • Pelemahan Rupiah tersebut terjadi ketika Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami koreksi. DXY turun 0,43% atau 0,423 poin ke level 98,727.

Jakarta: Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah dalam perdagangan terkini.

Dikutip dari Investing pada pembukaan Selasa 8 September 2026 mata uang Rupiah tercatat turun 0,13% atau 23,7 poin ke level Rp17.639,6 per dolar AS.

Pelemahan Rupiah tersebut terjadi ketika Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami koreksi. DXY turun 0,43% atau 0,423 poin ke level 98,727.

Baca juga: Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Kini Tembus Rp17.640 


Di pasar komoditas, pergerakan positif terlihat pada harga emas dunia. Harga emas yang tercermin dari XAU/USD menguat 0,60% atau 26,38 poin ke posisi USD4.432,82 per troy ounce.

Pergerakan Rupiah terhadap mata uang lainnya juga berlangsung beragam. Rupiah melemah terhadap Yen Jepang dan Won Korea Selatan. Mata uang yen jepang naik 0,53% ke level Rp115,17 per Yen, sedangkan won korea selatan menguat 0,39% menjadi Rp13,1954 per Wo

Sementara itu, Rupiah relatif menguat terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya. Kurs Baht Thailand turun 0,03% ke level Rp537,627, sedangkan Dolar Singapura turun 0,12% menjadi Rp13.950,9

Penguatan Rupiah juga terlihat terhadap Yuan China dan Ringgit Malaysia. Yuan China turun 0,23% ke level Rp2.628,95, sementara itu Ringgit Malaysia melemah 0,27% ke posisi Rp4.358,5

Adapun nilai tukar Euro terhadap Rupiah relatif tidak berubah. EUR/IDR berada di level Rp20.500,0, sama seperti posisi sebelumnya. Dengan demikian, pergerakan Rupiah pada perdagangan terkini menunjukkan hasil yang beragam.

Mata uang Garuda tertekan terhadap dolar AS, Yen Jepang, dan Won Korea Selatan, tetapi masih mampu menguat terhadap sejumlah mata uang regional Asia Tenggara serta Yuan Chin

Di tengah dinamika pasar valuta asing tersebut, harga emas dunia justru bergerak naik dengan berada di level USD4.432,82 atau menguat 0,60%, melanjutkan tren positif di pasar logam mulia.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan