Ilustrasi pergerakan saham emiten di pasar modal - - Foto: Medcom
Ilustrasi pergerakan saham emiten di pasar modal - - Foto: Medcom

Listing Perdana, Saham Bukalapak Melesat 24,71%

Annisa ayu artanti • 06 Agustus 2021 09:57
Jakarta: Resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini, saham unicorn PT Bukalapak.com tercatat melesat 24,71 persen.  Saham emiten dengan kode BUKA ini disambut positif oleh investor.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, Jumat, 6 Agustus 2021, saham BUKA tercatat menguat 210 poin atau 24,71 persen ke level Rp1.060 per saham dari sebelumnya pada harga pembukaan di level Rp850 per saham.
 
Dalam waktu singkat, saham BUKA sudah ditransaksikan sebanyak 895 kali dengan volume saham 217,64 juta. Untuk sementara Bukalapak mengumpulkan dana segar sebesar Rp237,7 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, pencatatan saham Bukalapak.com merupakan sejarah karena merupakan unicorn pertama Indonesia yang masuk ke pasar modal.
 
"Dengan adanya IPO Bukalapak kami berharap dapat memberikan inspirasi bagi para pemilik dan manajemen perusahaan termasuk unicorn dan tech startup lainnya untuk memberikan karya terbaik bagi negeri ini dengan menjadikan Bursa Efek Indonesia sebagai house of growth bagi perkembangan bisnis perusahaan," kata Inarno, Jumat, 6 Agustus 2021.

 
Direktur Utama Bukalapak.com Rachmat Kaimuddin mengatakan pihaknya bersyukur proses Initial Public Offering (IPO) dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.
 
Bukalapak telah menyelesaikan proses penawaran awal (bookbuilding) dan roadshow dari 9-19 Juli 2021 serta penawaran umum dari 27-30 Juli 2021. Sebagai hasil dari antusiasme yang besar dari para investor umum, tercatat jumlah pemesanan yang tinggi (melalui metode pooling allotment), mencapai sekitar Rp4,8 triliun.
 
Bukalapak telah menambah porsi pooling allotment bagi investor retail dari semula 2,5 persen ke lima persen dari total pemesanan yang tersedia. Oleh karena itu, nilai dari saham yang dialokasikan untuk porsi pooling allotment bagi investor retail naik dari yang sebelumnya Rp547,5 miliar menjadi sekitar Rp1,1 triliun.
 
Menurutnya mendapatkan kepercayaan investor dengan skala besar tersebut merupakan kehormatan bagi perseroan. Oleh karena itu, perusahaan berjanji akan terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan dengan memperhatikan tata kelola yang baik, berusaha untuk selalu meningkatkan nilai tambah, dan menjaga hubungan yang baik kepada para stakeholder.
 
"Pada kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa bagi Bukalapak ini," ujarnya

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif