PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan penyesuaian ketentuan suku bunga kartu kredit. Antara/Puspa Perwitasari
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan penyesuaian ketentuan suku bunga kartu kredit. Antara/Puspa Perwitasari

Bank Mandiri Turunkan Bunga Kartu Kredit

Ekonomi bank mandiri kartu kredit suku bunga
Husen Miftahudin • 26 April 2020 15:44
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan penyesuaian ketentuan suku bunga kartu kredit. Hal ini sebagai tindak lanjut atas surat Bank Indonesia (BI) Nomor 22/263/DKSP/Srt/B tanggal 15 April 2020 perihal Kebijakan Penyelenggaraan Kartu Kredit Dalam Masa Darurat Covid-19.
 
"Dalam ketentuan lama, suku bunga kartu kredit 2,25 persen per bulan. Ketentuan baru suku bunga kartu kredit menjadi dua persen per bulan, berlaku sejak 1 Mei 2020," tulis informasi Mandiri Kartu Kredit kepada nasabahnya melalui surel yang dikutip Medcom.id, Minggu, 26 April 2020.
 
Selain itu Bank Mandiri juga menyesuaikan minimum pembayaran kartu kredit, dari 10 persen total tagihan menjadi lima persen total tagihan. Ketentuan anyar ini berlaku pada 1 Mei hingga 31 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, bank pelat merah tersebut juga menurunkan biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit. Pada ketentuan lama, biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit sebesar tiga persen atau maksimal Rp150 ribu.
 
Sementara pada ketentuan baru, biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit menjadi satu persen atau maksimal Rp100 ribu. Ketentuan ini berlaku pada 1 Mei hingga 31 Desember 2020.
 
"Kami berharap penyesuaian ketentuan tersebut memberikan keleluasaan untuk terus bertransaksi menggunakan mandiri kartu kredit sambil tetap tinggal dengan aman di rumah dan memberikan keringanan dalam pembayaran tagihannya," tulis Bank Mandiri.
 
Sebelumnya, Bank Indonesia menyatakan pelonggaran kebijakan kartu kredit merupakan langkah instrumen kebijakan sistem pembayaran bank sentral yang ditujukan untuk memperluas penggunaan transaksi pembayaran secara nontunai dalam memitigasi dampak covid-19 di Indonesia.
 
Secara khusus, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta agar seluruh perbankan di Tanah Air segera melonggarkan ketentuan kebijakan kartu kredit para nasabahnya. Sebab wabah pandemi covid-19 menekan signifikan pendapatan para nasabah perbankan.
 
Apalagi, aku Perry, suku bunga kartu kredit Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Suku bunga yang diterapkan oleh perbankan kepada nasabah yakni berkisar 26,6 persen per tahun.
 
"Itu suku bunga kartu kredit Indonesia tertinggi seluruh dunia, 26,6 persen, mbok ya diturunkan. Bukan ngajarin ngutang loh ya. Tapi kan zaman lagi susah, jadi untuk mempermudah pembayaran virtual itu. Dalam masa seperti ini mbok ya suku bunga kartu kredit diturunkan," harap Perry saat telekonferensi, belum lama ini.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif