IHSG melemah 0,71 persen atau 47,23 poin ke level 6.615 pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Desember 2021. Volume perdagangan terpantau sebesar 18,7 miliar. Dalam setahun, IHSG sudah naik 12,2 persen. Aksi jual asing tercatat sebesar Rp107 miliar.
Sebelumnya, dunia dikejutkan dengan kematian pertama akibat varian Omicron di Inggris. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris bersiap menghadapi Tidal Wave Varian Omicron.
Dampaknya hampir semua bursa di Eropa mengalami kejatuhan, termasuk merembet ke bursa AS. Indeks Dow Jones (DJIA) turun cukup dalam sekitar 320 poin (0,89 persen). Bursa komoditas juga jatuh dengan harga minyak turun 0,91 persen, nikel turun 0,40 persen, timah turun 0,49 persen, dan Crude Palm Oil (CPO) turun 0,24 persen.
Di sisi lain, Bloomberg melansir mata uang rupiah berada pada level Rp14.324 per USD atau naik 6,5 poin, setara 0,05 persen. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah berada pada level Rp14.341 per USD atau naik dua poin. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah berada pada level Rp14.417 per USD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News