Ilustrasi. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi. Foto: MI/Susanto

IHSG Hari Ini Melemah 0,52%, Pasar Cermati Hasil Review MSCI

Annisa ayu artanti • 13 Agustus 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • IHSG melemah 0,52% ke 6.340,39 pada Kamis pagi setelah investor mencermati hasil review MSCI Agustus 2026.
  • Pergerakan IHSG dipengaruhi sentimen MSCI dan inflasi AS yang melandai, sementara investor menunggu arah kebijakan The Fed.
  • IHSG masih berpeluang menguat dengan resistance 6.385 dan target 6.450 jika mampu menembus level tersebut.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis pagi. Pelaku pasar mencermati hasil MSCI August Index Review yang menjadi salah satu sentimen utama pergerakan saham Indonesia.
 
Sebelumnya, IHSG pada pembukaan perdagangan pagi ini menguat. Namun, tekanan jual mulai terlihat. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG melemah 33,46 poin atau 0,52 persen ke level 6.340,39. Indeks LQ45 juga bergerak turun 4 poin atau 0,63 persen ke posisi 629,84.

Pasar Tunggu Dampak Review MSCI

Pergerakan IHSG hari ini menjadi respons jangka pendek investor terhadap hasil tinjauan MSCI atas saham-saham Indonesia untuk periode Agustus 2026. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG justru ditutup menguat1,69 persen ke level 6.373,85. Penguatan tersebut terutama didorong antisipasi pasar terhadap pengumuman MSCI August Index Review.
 
Ekspektasi bahwa tidak akan ada kejutan negatif dari hasil tinjauan tersebut mendorong aksi bargain hunting dan pre-positioning investor. Sejumlah saham Grup Barito menjadi perhatian, termasuk BREN, BRPT, CUAN, dan PTRO.
 
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Simak Level Support dan Resistance

Untuk perdagangan hari ini IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan. Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, secara teknikal IHSG kembali mendekati area resistance 6.385. Jika level tersebut berhasil ditembus (breakout), IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target berikutnya di 6.450.

Di sisi lain, area 6.240-6.190 menjadi level support yang perlu diperhatikan investor. Dengan posisi IHSG yang masih berada dekat resistance, pergerakan indeks tetap perlu dicermati karena keberhasilan menembus level tersebut akan menjadi sinyal penting bagi arah pasar selanjutnya.

Inflasi AS Jadi Katalis Positif

Dari pasar global, sentimen positif datang dari data inflasi Amerika Serikat pada Juli. Inflasi AS tercatat turun menjadi 3,4 persen secara tahunan (YoY) dari sebelumnya 3,5 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar.
 
Sementara itu,core inflation juga melandai menjadi 2,5 persen dari 2,6 persen. Perlambatan inflasi tersebut memperkuat peluang The Fed mengambil sikap yang lebih dovish. Jika ekspektasi tersebut berlanjut, kondisi ini berpotensi menjadi katalis positif bagi aliran dana ke pasar negara berkembang (emerging market), termasuk Indonesia.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan