IHSG Selasa, 2 Agustus 2022, perdagangan pagi dibuka menguat di posisi 6.988 dengan level tertinggi di 6.991 dan terendah di 6.942. Volume perdagangan pagi ini sebanyak 4,9 miliar lembar saham senilai Rp2,05 triliun. Sebanyak 164 saham menguat, sebanyak 273 saham tertekan, dan sebanyak 165 saham stagnan.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat jatuh pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), menyerahkan beberapa keuntungan yang telah mereka cetak pada minggu sebelumnya. Kondisi itu terjadi di tengah ancaman nyata ekonomi Negara Paman Sam mengalami resesi.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 46,73 poin atau 0,14 persen menjadi 32.798,40. Sedangkan S&P 500 turun 11,66 poin atau 0,28 persen menjadi 4.118,63. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 21,71 poin atau 0,18 persen menjadi 12.368,98.
| Baca: Per 26 Juli, Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp123,5 Triliun |
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area merah, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing turun 2,18 persen dan 0,89 persen, memimpin penurunan. Bahan pokok konsumen naik 1,21 persen, kelompok berkinerja terbaik.
Di sisi ekonomi, Institute for Supply Management mengatakan ukuran aktivitas manufaktur AS yang diawasi ketat turun menjadi 52,8 persen pada Juli dari 53 persen sebulan sebelumnya. Sementara angka di atas 50 persen menunjukkan ekspansi, cetakan terbaru adalah yang terendah sejak Juni 2020.
Investor juga menunggu laporan pekerjaan Juli yang dijadwalkan untuk dirilis pada Jumat waktu setempat. Pekan lalu, Dow naik tiga persen, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 4,3 persen dan 4,7 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News