Ilustrasi. FOTO: MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi. FOTO: MI/Andri Widiyanto

Abaikan Wall Street, IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Cerah

Angga Bratadharma • 20 Januari 2023 09:24
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan dibuka menghijau atau berbanding terbalik dengan pergerakan bursa saham global yang tertekan. Para investor bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil keuntungan meski tak ditampik kewaspadaan harus dikedepankan guna meminimalisir risiko.
 
IHSG Jumat, 20 Januari 2023, perdagangan pagi bergerak menguat ke posisi 6.823 pada pukul 09.02 WIB dengan level tertinggi di 6.836 dan terendah di 6.822. Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 1,19 miliar lembar saham senilai Rp363 miliar. Sebanyak 175 saham menguat, sebanyak 116 saham tertekan, dan sebanyak 211 saham stagnan.
 
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya pada Rapat Dewan Gubernur (RDG). IHSG ditutup menguat 54,12 poin atau 0,80 persen ke posisi 6.819,9. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,84 poin atau 0,84 persen ke posisi 937,6.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank Indonesia menaikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin ke level 5,75 persen sebagai langkah front loaded, pre emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi.
Baca: Mau Dapat Capital Gain di Akhir Pekan? Coba Cek 3 Rekomendasi Saham Ini

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir tertekan pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), karena investor mencerna data terbaru. Di sisi lain, Departemen Perdagangan AS melaporkan izin bangunan AS untuk rumah baru turun 1,6 persen menjadi 1,33 juta pada Desember.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 252,40 poin atau 0,76 persen menjadi 33.044,56. Sedangkan indeks S&P 500 merosot 30,01 poin atau 0,76 persen menjadi 3.898,85. Kemudian indeks Komposit Nasdaq merosot 104,74 poin atau 0,96 persen menjadi 10.852,27.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor industri dan konsumen masing-masing turun 2,08 persen dan 1,69 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor energi naik 1,11 persen, kelompok berkinerja terbaik.
 
Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 15 ribu menjadi 190 ribu dalam pekan yang berakhir 14 Januari, kata Departemen Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru akan berjumlah 215 ribu.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif