Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez. Foto: Istimewa.
Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez. Foto: Istimewa.

Prudential Indonesia Catat Laba Tumbuh 44% di 2025

Arif Wicaksono • 03 Juni 2026 17:05
Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatat pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun. Capaian ini mencerminkan ketahanan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri asuransi dan perubahan kebutuhan nasabah.
 
Selain premi, total aset Prudential Indonesia tercatat mencapai Rp64,3 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp2,4 triliun. Di periode yang sama, perusahaan juga membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp16 triliun kepada nasabah, yang menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan kewajiban perlindungan.
 
Kinerja tersebut turut didorong oleh penguatan fundamental keuangan dan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap kondisi pasar yang fluktuatif. Sepanjang 2025, Prudential Indonesia juga mencatat laba komprehensif sebesar Rp2,45 triliun, meningkat 44,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,70 triliun.

Pertumbuhan laba ini terutama ditopang oleh membaiknya hasil underwriting serta pemulihan signifikan pada portofolio investasi yang sebelumnya tertekan. Hasil jasa asuransi bersih tercatat naik 5,1 persen menjadi Rp1,93 triliun, seiring meningkatnya pendapatan jasa asuransi menjadi Rp14,77 triliun.
 
Meski beban jasa asuransi juga ikut meningkat menjadi Rp12,76 triliun, kinerja operasional tetap menunjukkan perbaikan margin secara keseluruhan. Di sisi investasi, perusahaan membukukan keuntungan Rp3,23 triliun, berbalik dari posisi rugi pada tahun sebelumnya sebesar Rp869,82 miliar.
 
Namun demikian, pendapatan investasi tercatat sedikit menurun menjadi Rp2,06 triliun dari Rp2,51 triliun pada periode sebelumnya. Perusahaan juga mencatat beban keuangan dari kontrak asuransi sebesar Rp4,25 triliun.
 
Dengan kombinasi perbaikan hasil investasi dan stabilnya bisnis inti, laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp2,89 triliun dari Rp1,99 triliun pada tahun sebelumnya. Alhasil setelah dikurangi pajak sebesar Rp439,71 miliar, laba bersih perusahaan tercatat Rp2,45 triliun atau tumbuh sekitar 44,5 persen secara tahunan.
 
Dari sisi kesehatan keuangan, Prudential Indonesia mencatat tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 466 persen, jauh di atas ketentuan regulator. Angka ini menegaskan posisi permodalan perusahaan yang kuat dalam menjaga keberlanjutan perlindungan bagi nasabah.
 
Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez, mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi tantangan industri, mulai dari volatilitas pasar hingga tekanan inflasi medis dan perubahan perilaku konsumen.
 
“Kami terus menghadapi dinamika makroekonomi global dan tekanan biaya kesehatan yang meningkat. Namun kami tetap fokus memperkuat peran sebagai mitra perlindungan yang relevan, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
 
Sepanjang 2025, Prudential Indonesia juga memperkuat strategi bisnis melalui pengembangan produk dan layanan. Perusahaan meluncurkan PRUSmart Plan sebagai solusi perlindungan jiwa dengan proses yang lebih sederhana, serta PRUSehat yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan perlindungan kesehatan yang lebih terjangkau, terutama bagi generasi muda.
 
Di sisi layanan kesehatan, jaringan PRUPriority Hospitals diperluas hingga lebih dari 1.700 rumah sakit di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Perusahaan juga membentuk Prudential Medical Advisory Board untuk memperkuat transparansi dan objektivitas dalam proses klaim.
 
Untuk mendukung pendekatan kesehatan preventif, Prudential Indonesia menjalankan sejumlah program edukasi dan deteksi dini, termasuk kampanye Breast Cancer Journey yang memberikan 1.000 voucher pemeriksaan kanker payudara bagi nasabah. Inisiatif ini dilanjutkan dengan peluncuran PRULady sebagai produk perlindungan khusus untuk perempuan.
 
Transformasi digital juga menjadi fokus utama perusahaan. Melalui PRUForce 2.0, PRUServices, serta pengembangan platform SahabatPRU berbasis WhatsApp dengan dukungan chatbot AI, Prudential Indonesia memperkuat ekosistem layanan digital yang lebih terintegrasi, cepat, dan mudah diakses oleh nasabah.
 
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang kuat, inovasi produk, serta transformasi digital yang berkelanjutan, Prudential Indonesia menutup tahun 2025 dengan posisi yang lebih solid di industri asuransi jiwa nasional.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan