DBS Indonesia. Foto: Istimewa.
DBS Indonesia. Foto: Istimewa.

Bank DBS Indonesia Kuasai 99% DBS Vickers, Konglomerasi Keuangan Terbaru Resmi Terbentuk

Arif Wicaksono • 02 September 2026 12:02

Jakarta: Bank DBS Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI). Lewat aksi pengambilalihan saham, PT Bank DBS Indonesia kini menguasai 99% saham DBSVI.

Langkah ini sekaligus menandai resmi terbentuknya Konglomerasi Keuangan DBS di Indonesia, yang terdiri dari Bank DBS Indonesia dan DBS Vickers Sekuritas Indonesia.

Baca juga: DBS Makin Optimistis! Target 2026 Dinaikkan usai Cetak Laba Rekor

Penandatanganan Akta Jual Beli saham DBSVI dilakukan pada 1 September 2026. Dalam transaksi tersebut, Bank DBS Indonesia diwakili Direktur Hukum, Kepatuhan dan Sekretariat Imelda Widjaja serta Direktur Keuangan Minarti. Acara ini turut dihadiri Plt. Presiden Direktur DBSVI Andreas Oen dan jajaran direksi kedua perusahaan.

Setelah transaksi rampung, Bank DBS Indonesia memiliki 99% saham DBSVI. Sementara 1% saham lainnya tetap dimiliki DBS Vickers Securities Holdings Pte Ltd.

DBSI Jadi Induk Konglomerasi

Dalam struktur baru ini, Bank DBS Indonesia bakal bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, sedangkan DBSVI menjadi anggota Konglomerasi Keuangan DBS.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari proses pembentukan PIKK yang dilakukan sesuai dengan POJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.

Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan terbentuknya konglomerasi tersebut menjadi salah satu milestone penting bagi DBS di Indonesia.

Menurutnya, langkah tersebut bukan cuma soal struktur kepemilikan, tetapi juga untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko yang terintegrasi.

“Terwujudnya Konglomerasi Keuangan DBS merupakan tonggak penting dalam perjalanan Bank DBS di Indonesia,” kata Lim.

Dengan struktur baru ini, DBS optimistis sinergi antara bisnis perbankan dan pasar modal bisa semakin kuat. Tujuannya, nasabah dapat mengakses solusi finansial yang lebih lengkap dalam satu ekosistem.

Perkuat Ekosistem Konglomerasi Keuangan

Plt. Presiden Direktur DBS Vickers Sekuritas Indonesia Andreas Oen mengatakan bergabungnya DBSVI dalam Konglomerasi Keuangan DBS menjadi babak baru bagi perusahaan.

Dengan dukungan yang lebih kuat dari Grup DBS, DBSVI menargetkan peningkatan kapabilitas dan kualitas layanan sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap perkembangan pasar modal Indonesia.

“Kolaborasi yang lebih erat dalam ekosistem DBS akan menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Andreas.

Kehadiran DBSVI di dalam konglomerasi tersebut juga membuat ekosistem layanan DBS di Indonesia menjadi semakin komplet.

Mulai dari perbankan, treasury, pasar modal hingga investasi, berbagai layanan tersebut diharapkan bisa terhubung lebih erat untuk memenuhi kebutuhan nasabah korporasi, institusi, maupun individu.

Langkah ini juga sejalan dengan agenda pendalaman pasar modal domestik. Sinergi antara lembaga jasa keuangan dinilai dapat membantu memperkuat stabilitas sistem keuangan sekaligus memperluas akses pembiayaan dan investasi bagi pelaku usaha.

Dengan terbentuknya Konglomerasi Keuangan DBS, Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem jasa keuangan yang semakin terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan