Ilustrasi. Foto: MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi. Foto: MI/Andri Widiyanto

IHSG Hari Ini Naik ke 6.139, Investor Tunggu Sinyal The Fed

Annisa ayu artanti • 06 Oktober 2026 09:44
Ringkasnya gini..
  • IHSG dibuka naik 0,33% ke 6.139,13 pada Selasa, melanjutkan rebound dari level psikologis 6.000.
  • Investor mencermati FOMC Minutes 7 Oktober dan data ekonomi AS yang bisa memengaruhi arah suku bunga The Fed.
  • IHSG perlu menembus resistance 6.140 untuk membuka peluang menuju 6.240, dengan support di 6.017–5.851.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencoba melanjutkan penguatannya. Pada perdagangan pagi ini, Selasa, 6 Oktober 2026, IHSG dibuka naik 20,27 poin atau 0,33 persen ke level 6.139,13 pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026.

Penguatan juga terjadi pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 naik 2,23 poin atau 0,37 persen ke posisi 605,46.

IHSG Rebound dari Level 6.000

Pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, IHSG menguat 1,36 persen ke level 6.118,86.

Penguatan tersebut menjadi lanjutan rebound setelah IHSG bertahan di sekitar level 6.000. Salah satu sentimen yang ikut menopang pasar datang dari ekspektasi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed yang lebih dovish.

Ekspektasi tersebut menguat setelah data tenaga kerja AS September menunjukkan penambahan hanya 29 ribu pekerjaan. Angka itu jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 90 ribu pekerjaan. Di saat yang sama, tingkat pengangguran AS naik menjadi 4,2 persen.

Data tersebut menjadi perhatian investor karena pelemahan pasar tenaga kerja dapat memberikan ruang lebih besar bagi The Fed untuk mempertahankan atau melonggarkan kebijakan suku bunga.
 

Namun, penguatan IHSG masih perlu mendapat konfirmasi. Pasalnya, investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp123 miliar pada perdagangan sebelumnya.

Investor Menunggu Arah Kebijakan The Fed

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, fokus sentimen berikutnya akan bergeser ke data ekonomi global, terutama FOMC Minutes pada 7 Oktober yang akan menjadi petunjuk terhadap arah suku bunga setelah The Fed menaikkan FFR ke 3,75–4,00 persen. 

"Pasar juga mencermati US ISM Services, data perdagangan AS, serta pergerakan US Treasury 10Y yang masih tinggi di sekitar 5,3 persen pelemahan data ekonomi dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan/penahanan suku bunga, namun yield tinggi tetap menjadi risiko bagi aset emerging market," jelas tim riset dalam riset hariannya, Selasa, 6 Oktober 2026.

IHSG Perlu Tembus 6.140

Secara teknikal, lanjut tim riset rebound IHSG mulai mendapatkan konfirmasi setelah bertahan di area psikologis 6.000, dengan candle ditutup di atas support Fibonacci 6.017. 

Namun, MACD masih bearish sehingga momentum belum sepenuhnya berbalik; IHSG perlu menembus resistance 6.140 untuk membuka ruang menuju 6.240, sementara support berada di 6.017–5.851. 

"Selama mampu bertahan di atas 6.017, peluang technical rebound masih terbuka," ucapnya.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan