Melansir Antara, Selasa, 30 Juni 2026, IHSG dibuka turun 19,34 poin atau 0,33 persen ke level 5.801,45. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ45 juga ikut melemah 4,02 poin atau 0,70 persen ke posisi 568,99.
Investor masih bersikap wait and see
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 1,28 persen ke level 5.820,79. Pelemahan tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang relatif minim karena pelaku pasar masih memilih menunggu kepastian arah pasar."Sentimen pasar dipengaruhi kehati-hatian menjelang rilis data ekonomi penting AS, termasuk data ketenagakerjaan dan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik," kata Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas, Selasa, 30 Juni 2026.
| Baca juga: Bursa Asia Bergerak Variatif, IHSG Masih Tertekan di Awal Perdagangan |
Pada hari ini, beberapa data yang menjadi perhatian antara lain PMI Manufaktur Indonesia, inflasi, dan neraca perdagangan. Ketiga indikator tersebut dinilai dapat memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi nasional sekaligus memengaruhi arah pergerakan pasar saham.
Di sisi lain, rencana penawaran umum perdana saham (IPO) sejumlah emiten pada awal Juli diperkirakan juga berpotensi menyerap likuiditas pasar dalam jangka pendek.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak mixed cenderung melemah dengan support 5.730 dan resistance 6.000. Peluang rebound masih terbatas selama IHSG belum mampu kembali menembus area resistance tersebut," tuturnya.
Saham yang layak dicermati
Sejumlah saham yang masuk dalam daftar pilihan (stock pick) untuk dicermati pelaku pasar hari ini, antara lain:- PT HM Sampoerna Tbk (HMPS)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda