Ilustrasi mata uang rupiah - - Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi mata uang rupiah - - Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Imbal Hasil Hasil Treasury 10 Tahun AS Buat Rupiah Melempem Sore Ini

Annisa ayu artanti • 05 Juli 2022 16:41
Jakarta: Mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akibat menguatnya level imbal hasil Treasury 10-tahun AS yang melewati 2,95 persen setelah dibuka kembali dari hari libur.
 
"Dolar menguat terhadap mata uang lainnya di Selasa, karena mendapatkan dukungan dari rebound kuat dalam imbal hasil Treasury 10-tahun AS," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan resminya, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Tercatat pada perdagangan sore ini rupiah kembali melemah 22 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 30 poin di level Rp14.993 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.971 per USD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu dari dalam negeri, sentimen rupiah datang dari sinyal kebijakan baru Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam menyikapi perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan mempengaruhi kondisi dalam negeri.
 
Baca juga: Semakin Tak Berdaya, Rupiah Ditutup Rp14.993/USD

 
Adanya risiko stagflasi seiring kenaikan suku bunga dan kebijakan secara global di tengah ekonomi yang baru pulih, serta makin luasnya kebijakan proteksionisme oleh berbagai negara membuat BI harus melakukan suatu kebijakan.
 
"Karena hal tersebut, BI memberikan sinyal kebijakan baru dalam beberapa bulan ke depan, guna untuk menyikapi perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan memengaruhi kondisi dalam negeri," jelasnya.
 
Sedangkan untuk perdagangan besok, lanjut Ibrahim, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.990 hingga Rp15.050 per USD.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif