Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.

Penantian Rilis Inflasi AS Bikin Rupiah Menguat Tipis Hari Ini

Ekonomi rupiah Kurs Rupiah The Fed Dolar AS Rusia-Ukraina Kasus Covid-19 Tiongkok Inflasi AS
Husen Miftahudin • 11 Mei 2022 16:50
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini mengalami penguatan. Kondisi ini didukung oleh penantian para pelaku pasar terhadap pengumuman inflasi Amerika Serikat (AS).
 
"Dolar AS melayang di dekat level tertinggi dua dekade terhadap mata uang utama menjelang pembacaan kunci pada inflasi yang seharusnya memberikan petunjuk tentang seberapa agresif Federal Reserve dalam pengetatan kebijakan moneter," ucap analis pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam analisis hariannya, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Menurutnya, investor akan mencermati pembacaan indeks harga konsumen AS periode April 2022 untuk tanda-tanda inflasi mungkin mulai mereda. Adapun inflasi di Negeri Paman Sam tersebut diperkirakan berada di level 8,1 persen (yoy) atau mereda dibandingkan bulan sebelumnya dengan tingkat 8,5 persen (yoy).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada yang meningkat secara material dalam hal pertumbuhan global, kekhawatiran tentang Tiongkok sehingga pasar hanya melihat ada kesempatan sebelum data inflasi besok dan ada sedikit posisi yang terjadi dan itu menguntungkan aset berisiko," tuturnya.
 
Ibrahim mengungkapkan bahwa investor telah condong ke safe haven di tengah kekhawatiran tentang kemampuan Fed untuk menekan inflasi tanpa menyebabkan resesi, bersama dengan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan yang timbul dari perang di Ukraina dan meningkatnya kasus covid-19 di Tiongkok.
 
"Setelah Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, investor telah mencoba untuk menilai seberapa agresif bank sentral. Ekspektasi sepenuhnya diperhitungkan untuk kenaikan lain setidaknya 50 basis poin pada pertemuan bank sentral bulan Juni," jelas Ibrahim.
 
Adapun mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD menguat tipis ke level Rp14.554 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat satu poin atau setara 0,01 persen dari posisi Rp14.555 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sementara data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di zona merah pada posisi Rp14.555 per USD. Rupiah melemah 13 poin atau setara 0,09 persen dari Rp14.542 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah stagnan di level Rp14.546 per USD.
 
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.540 per USD sampai Rp14.580 per USD," pungkas Ibrahim.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif