Kemenangan Joe Biden tidak memberikan pengaruh besar terhadap harga bitcoin. Foto: AFP
Kemenangan Joe Biden tidak memberikan pengaruh besar terhadap harga bitcoin. Foto: AFP

Kemenangan Biden Tak Beri Pengaruh Besar ke Harga Biticoin

Ekonomi bitcoin joe biden Pilpres AS 2020
Annisa ayu artanti • 10 November 2020 12:34
Jakarta: Kemenangan Joe Biden sebagai presiden terpilih ke-46 Amerika Serikat tidak memberikan pengaruh besar terhadap harga bitcoin.
 
CEO PT Pintu Kemana Saja Jeth Soetoyo mengatakan banyak yang beranggapan bahwa pemilihan presiden Amerika Serikat memengaruhi kenaikan harga saham, emas, hingga cryptocurrency.
 
Namun kenaikan harga bitcoin telah terjadi sebelum pemilihan presiden negara Adidaya tersebut. Pada periode pemilihan presiden kali ini harga Bitcoin sudah sempat mencapai Rp228 juta per BTC di bursa Pintu. Bitcoin berhasil menembus level tertinggi selama dua tahun terakhir di bulan November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemenangan Biden tidak berpengaruh sepenuhnya pada kenaikan harga bitcoin. Kenaikan harga bitcoin, telah terjadi sebelum pemilihan Presiden AS, dan biasanya memang terjadi pasca-Bitcoin halving," kata Jeth kepada Medcom.id, Selasa, 10 November 2020.
 
Ia juga menjelaskan, penguatan harga bitcoin lantaran banyaknya perusahaan besar seperti Microstrategy dan Square yang mengalihkan sebagian besar asetnya ke bitcoin.
 
Aksi tersebut telah membantu mengubah persepsi bitcoin menjadi aset pelindung nilai yang aman dan meningkatkan adopsi bitcoin.
 
Sementara mengenai kemenangan Biden akan menjadi nilai tambah bagi banyak investor muda bitcoin yang memiliki tipe sosial liberal.
 
Terpilihnya Biden juga akan mewujudkan prospek paket stimulus yang gagal mendapat dukungan Senat. Paket stimulus tersebut diharapkan dapat menggenjot perekonomian Amerika Serikat.
 
Stimulus putaran kedua dapat berdampak positif pada bitcoin dengan adanya kelonggaran kondisi keuangan di Amerika Serikat. Terangkatnya ekonomi Amerika Serikat akan membantu meningkatkan keinginan investor untuk berinvestasi aset berisiko tinggi seperti Bitcoin dan cryptocurrency lainnya.
 
"Pelonggaran kuantitatif dan stimulus yang dilakukan oleh pemerintahan Amerika Serikat akan meningkatkan keinginan investor untuk berinvestasi di Bitcoin," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif