IHSG tengah berada dekat dengan level resistance yang terbentuk dari fibonacci extension di 6.730, dengan level support psikologis yang berada di level 6.500. Bentuk bollinger band yang cenderung melebar menunjukkan pergerakan IHSG selama beberapa waktu ke depan ini akan fluktuatif.
"Dalam waktu dekat, IHSG cenderung akan mengalami tren koreksi," jelas Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Alwin Rusli, dilansir dalam hasil risetnya, Jumat, 22 Oktober 2021.
Berikut saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal pada hari ini di antaranya adalah:
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
- PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
- PT Multipolar Tbk (MLPL).
- PT Bank Jago Tbk (ARTO).
- PT Link Net Tbk (LINK).
- PT Telkom Indonesia Tbk TLKM.
Sebelumnya, pergerakan IHSG diramal berpotensi terkoreksi di akhir pekan. Melemahnya IHSG diprediksi karena penurunan harga komoditas yang cukup signifikan.
"Secara sentimen, gerak IHSG di akhir pekan berpotensi terkoreksi di tengah penurunan harga komoditas," ungkapnya.
Dari sektor komoditas, harga minyak WTI naik 0,01 persen. Minyak cenderung moderat setelah di hari sebelumnya turun lebih dari satu persen setelah presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan OPEC+ mungkin lebih banyak meningkatkan produksi.
Sementara harga batu bara turun signifikan setelah Tiongkok nampaknya akan melakukan intervensi untuk memangkas batu bara. Selain itu, harga nikel melemah 4,98 persen dan timah turun signifikan 3,06 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News