Ilustrasi grafik perbandingan pertumbuhan industri keuangan - - Foto: dok Kemenkeu
Ilustrasi grafik perbandingan pertumbuhan industri keuangan - - Foto: dok Kemenkeu

OJK Bakal Rilis Arah Pengembangan Layanan Informasi Keuangan

Ekonomi OJK Perbankan Industri Keuangan Ekonomi Global transformasi digital pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 27 November 2021 19:05
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meluncurkan Arah Pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) demi menjaga stabilitas dan kinerja industri perbankan untuk menghadapi tantangan ke depan.
 
Di antaranya perkembangan perekonomian global yang dinamis, dampak pandemi covid-19, transformasi digital, serta tuntutan atas perkembangan industri ramah lingkungan.
 
"Dalam waktu dekat, OJK akan meluncurkan Arah Pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk meningkatkan pelayanan informasi debitur, termasuk memperbaiki tata kelola dan manajemen risikonya," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam siaran persnya, Sabtu, 27 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama periode 2017 hingga 2021, OJK juga telah mengeluarkan berbagai peraturan dan kebijakan guna memperkuat industri perbankan, mendorong ekspor nasional, serta merespons berbagai peristiwa dan dinamika yang terjadi, termasuk pandemi covid-19 dan akselerasi transformasi digital pada industri jasa keuangan.
 
Beberapa peraturan dan kebijakan dimaksud, antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Perlakuan Khusus bagi Daerah Bencana, Paket Kebijakan Agustus 2018 untuk mendorong  ekspor nasional, POJK Layanan Perbankan Digital, POJK Konsolidasi Bank Umum, POJK Stimulus Perekonomian, POJK Bank Umum, serta POJK Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
 
Selain itu, dalam rangka memberikan pijakan dalam pengembangan ekosistem industri perbankan dan infrastruktur pengaturan, pengawasan, serta perizinan ke depan, OJK telah meluncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020-2025.
 
"OJK juga telah meluncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020-2025 pada awal tahun 2021, yang akan disusul dengan peluncuran Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia bagi Industri BPR-BPRS pada akhir bulan November 2021," urai Heru.
 
Menurut Heru, seluruh peraturan dan kebijakan dimaksud diterbitkan untuk memberikan landasan yang kuat bagi industri perbankan agar lebih resilient, memiliki daya saing yang tinggi, lincah, serta adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
 
"Industri perbankan diharapkan dapat menangkap berbagai peluang yang diberikan dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional," pungkas Heru

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif