Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya - - Foto: dok Antara
Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya - - Foto: dok Antara

52% Pemegang Polis Korporasi Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi

Ekonomi asuransi jiwa Jiwasraya
Annisa ayu artanti • 09 Februari 2021 17:05
Jakarta: PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencatat penambahan jumlah peserta pemegang polis yang bersedia mengikuti program restrukturisasi. Per 8 Februari 2021, sebanyak 52 persen atau sekitar 109.091 peserta dari kategori pemegang polis korporasi bersedia mengikuti program tersebut.
 
Lalu sebanyak 25 persen atau sekitar 4.350 peserta dari pemegang polis kategori bancassurance dan 23.848 peserta dari kategori ritel mengikuti program penyelamatan polis.

 
"Tentu saja capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk bisa lebih masif serta maksimal melakukan sosialisasi dan melayani para pemegang polis," kata Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Polis Jiwasraya bidang Komunikasi dan Hukum, R. Mahelan Prabantarikso dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengungkapkan adanya peningkatan jumlah pemegang polis tak terlepas dari masifnya upaya sosialisasi yang dilakukan tim internal dan pengertian dari pemegang polis mengenai tujuan restrukturisasi polis Jiwasraya.
 
Untuk meningkatkan jumlah peserta, perusahaan berencana menambah personel yang bertugas dalam melakukan entry hingga pengolahan data pemegang polis yang masuk.
 
Anggota Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya Fabiola Sondakh menyebutkan telah menyiapkan 1.094 agen dan ratusan pegawai yang tersebar di kantor pusat dan wilayah untuk melakukan sosialisasi program restrukturisasi polis Jiwasraya. Ia optimistis program restrukturisasi Polis Jiwasraya akan diikuti oleh seluruh pemegang polis.
 
“Upaya ini adalah upaya terbaik yang saat ini dapat kami berikan kepada seluruh pemegang polis. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh pemegang polis," kata Fabiola yang juga Direktur Pemasaran Ritel Jiwasraya.
 
Seperti diketahui, dalam rangka menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyiapkan dana mencapai Rp22 triliun yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life. IFG Life juga akan mendapat tambahan modal senilai Rp4,7 triliun yang berasal setoran dividen IFG.
 
Selain melanjutkan manfaat atas polis eks Jiwasraya yang telah direstrukturisasi, dana tersebut juga akan digunakan oleh IFG Life sebagai modal untuk menyasar bisnis di sektor asuransi kesehatan, jiwa dan pengelolaan dana pensiun.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif