Ilustrasi PT Gudang Garam Tbk mencatat penurunan laba selama pandemi - - Foto: Antara/ Arief Priyono
Ilustrasi PT Gudang Garam Tbk mencatat penurunan laba selama pandemi - - Foto: Antara/ Arief Priyono

Laba Gudang Garam di 2020 Turun Jadi Rp7,65 Triliun

Annisa ayu artanti • 31 Maret 2021 14:03
Jakarta: PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat perolehan laba bersih pada periode 2020 sebesar Rp7,65 triliun. Raihan laba ini turun 29,68 persen dari perolehan 2019 yang sebesar Rp10,88 triliun.
 
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 31 Maret 2021, penurunan laba bersih tercatat meskipun pendapatan meningkat. Emiten produsen rokok tersebut membukukan peningkatan pendapatan sebesar 3,57 persen dari Rp110,52 triliun menjadi Rp114,47 triliun.
 
Perolehan pendapatan terbesar berasal dari segmen sigaret kretek mesin yakni sebesar Rp104,68 triliun. Kemudian disusul oleh segmen sigaret kretek tangan sebesar Rp8,55 triliun, lalu penjualan kertas karton sebesar Rp1,13 triliun. Sementara untuk rokok klobot tercatat hanya Rp25,01 miliar dan pendapatan lain-lainnya sebesar Rp94,75 miliar.

Untuk beban usaha, GGRM juga berhasil menekan dari Rp7,99 triliun pada 2019 menjadi Rp7,58 triliun. Kemudian beban lainnya juga mampu ditekan dari Rp24,17 miliar menjadi Rp3,76 miliar. Namun rugi kurs tercatat meningkat dari Rp20,17 miliar menjadi Rp38,69 miliar.
 
Adapun laba per saham, dasar dilusian menurun dari Rp5.655 menjadi Rp3,975. Per akhir Desember 2020 Gudang Garam mencatat total aset sebesar Rp78,19 triliun, turun tipis dari posisi akhir Desember 2019 yang mencapai Rp78,65 triliun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan