Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi

Strategi Pemerintah agar Merger Bank Syariah Beri Banyak Manfaat

Ekonomi Merger Bank Syariah maruf amin
Annisa ayu artanti • 27 Oktober 2020 21:26
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai penggabungan atau merger tiga bank syariah Himbara (Himpunan Bank Negara) bisa menjadi salah satu kunci pengembangan keuangan syariah di Indonesia.
 
Pasalnya, keuangan syariah di Indonesia memiliki ekosistem yang relatif lengkap, mulai dari peraturan perundang-undangan, regulator, pelaku usaha dan masyarakat. Namun dalam implementasinya, peran lembaga keuangan syariah masih belum optimal. Partisipasi lokal dan global dalam ekonomi dan keuangan syariah juga relatif rendah.
 
"Dalam rangka memperkuat kelembagaan keuangan syariah di dalam negeri dan dalam rangka meningkatkan partisipasi Indonesia dalam perekonomian syariah global, maka pemerintah saat ini telah memulai proses penggabungan tiga bank syariah yang dimiliki oleh Himbara," kata Ma’ruf Amin pada acara webinar Infobank melalui konferensi video, Selasa, 27 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ma'ruf menjelaskan penggabungan Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah telah dimulai dengan ditandatangani Conditional Merger Agreement (CMA). Aksi merger tersebut diharapkan akan membuat keuangan syariah Indonesia mampu bersaing di tingkat global karena masing-masing bank telah memiliki jaringan serta kekuatan perbankan tersendiri yang telah dibangun sejak lama.
 
"Dengan telah ditanda-tanganinya CMA maka bank syariah baru ini diharapkan dapat beroperasi penuh pada Februari 2021. Dengan bergabungnya ketiga bank syariah tersebut, maka bank syariah yang baru diharapkan akan mampu bersaing secara kompetitif di tingkat global," ungkapnya.
 
Selain itu, Wapres juga menjelaskan terkait lembaga keuangan ultra mikro. Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan memperluas dan menambah pendirian Bank Wakaf Mikro yang akan melayani kalangan usaha ultra mikro dan membutuhkan modal di bawah Rp3 juta.
 
Sementara, kalangan usaha kecil di atas nilai Rp3 juta akan dilayani oleh Baitul Maal wat Tamwiil (BMT), Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan koperasi syariah.
 
Di samping itu, pemerintah juga akan melakukan intervensi-intervensi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang ada dalam Kementerian Koperasi dan melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) syariah yang ada di bank-bank syariah, baik untuk usaha mikro, kecil maupun menengah.
 
"Dengan berbagai kebijakan tersebut, tidak ada alasan adanya kekhawatiran dari beberapa pihak bahwa rencana merger beberapa bank syariah milik pemerintah akan menutup akses UMKM dalam mendapatkan permodalan. Justru pemerintah menyiapkan ekosistem keuangan syariah yang lengkap, mulai A sampai Z, yang dapat menjangkau mulai dari yang paling kecil atau ultra mikro, kecil, sedang sampai ke yang besar," tuturnya.
 
Ma'ruf juga menjelaskan, sampai saat ini Indonesia belum dapat mengkonversi potensi besar dana sosial yang sesungguhnya dapat menjadi sebuah kekuatan finansial alternatif yang dapat menopang aspek fiskal untuk kesejahteraan umat di Indonesia.
 
Untuk itu, akan dilakukan gerakan inovatif dalam pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan wakaf agar pengelolaannya dapat dialokasikan untuk membiayai program-program sosial, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
 
"Saya meyakini, zakat, infak, shadaqah dan wakaf apabila ditangani dengan serius dapat menjadi pilar kuat pelaksanaan program kesejahteraan umat Islam di Indonesia," ucapnya.
 
Jika seluruh kebijakan tersebut sudah diambil, Ma'ruf meyakini dalam jangka panjang ekonomi dan keuangan syariah dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19.
 
"Saya memiliki keyakinan bahwa berbagai kebijakan dan langkah yang diambil oleh pemerintah dan para pelaku usaha di bidang keuangan syariah, baik yang bersifat komersial maupun keuangan sosial memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi dan berperan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif