Ilustrasi. Foto : AFP.
Ilustrasi. Foto : AFP.

Bukit Asam Siap Tambah Cadangan Tambang

Ekonomi batu bara ptba
Ilham wibowo • 14 Juli 2020 14:39
Jakarta: PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyatakan rencana penambahan cadangan tambang batubara akan terus berjalan untuk meningkatkan pertumbuhan laba di masa mendatang. Keseriusan itu dituangkan dalam proses akuisisi beberapa lahan tambang yang masuk dalam kajian.
 
"Sebagai perusahaan yang tetap mau berkembang salah satu strategi terus menambah cadangan," kata Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Apollonius Andwie dalam sebuah diskusi virtual, Selasa, 14 Juli 2020.
 
Pria yang akrab disapa Polo ini menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melaksanakan agenda akuisisi tambang seiring tren penurunan harga batu bara. Proses akuisisi tersebut pun tetap perlu memperhatikan sisi keuntungan yang akan didapat PTBA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Apakah tahun ini, tentu kami belum bisa jawab secara pasti karena semua ada kajian dari berbagai sisi,” ujarnya.
 
Meski tak spesifik di daerah mana lanahan yang akan digarap, Polo mengatakan bahwa pihaknya terbuka dengan seluruh tawaran Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara.
 
"Tidak ada pembatasan secara khusus di daerah mana, bisa dalam maupun luar negeri yang penting memberikan nilai tambah positif bagi PTBA secara keseluruhan," ucapnya.
 
Lebih lanjut, Polo memaparkan bahwa efisiensi biaya produksi jadi fokus utama menjaga laba perusahaan tambang batu bara ini tetap bertumbuh. Sejauh ini PTBA telah membukukan pendapatan sebanyak Rp5,12 triliun hingga kuartal I-2020.
 
Volume penjualan batu bara pada kuartal I-2020 juga naik 2,1 persen dari 6,6 juta ton menjadi 6,8 juta ton. Kinerja perusahaan pun tercatat masih positif dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk pada kuartal I-2020 senilai Rp903,24 miliar.
 
Adapun PTBA merencanakan target produksi batu bara sebanyak 30,3 juta ton pada 2020, naik empat persen dari realisasi tahun sebelumnya 29,1 juta ton. Perseroan juga menargetkan volume penjualan 2020 dapat naik menjadi 29,9 juta ton atau meningkat delapan persen dari realisasi penjualan batu bara pada 2019 sebanyak 24,7 juta ton.
 
"Perusahaan telah membentuk tim khusus efisiensi meninjau dan evaluasi untuk memberikan saran kepada manajemen bagaimana efisiensi bisa dilakukan secara optimal. Ini dibuktikan dari PTBA masih bisa membukukan laba," ungkapnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif