Ilustrasi BRI - - Foto: Media Indonesia
Ilustrasi BRI - - Foto: Media Indonesia

Asuransi BRI Life Pastikan Layanan Berjalan Normal

Ekonomi asuransi Virus Korona bri
Husen Miftahudin • 18 Maret 2020 17:38
Jakarta: PT Asuransi BRI Life mendukung kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) demi pencegahan penyebaran virus korona atau covid-19. Kebijakan ini berlaku bagi pegawai di seluruh unit kerja kantor pusat dan kantor-kantor layanan.
 
Kepala Divisi Corporate Secretary BRI Life Hardy Nurhadi memastikan pemberlakuan sistem kerja bagi pegawai ini tak mengurangi pelayanan kepada nasabah. Sebab mekanisme WFH dilakukan dengan menjalankan operasional sesuai kelompok kerja yang telah dibentuk untuk bekerja di lokasi yang berbeda (split & shift operation).
 
"Asuransi BRI Life telah menerapkan WFH bagi pegawai di beberapa fungsi di wilayah-wilayah terdampak sejak 16 Maret 2020. Kendati demikian, seluruh unit kerja operasional Asuransi BRI life tetap beroperasi dan melayani nasabah sebagaimana mestinya," ujar Hardy dalam keterangan resminya, Rabu, 18 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebijakan WFH, lanjutnya, diutamakan bagi pegawai yang berusia lebih dari 50 tahun, pegawai yang sedang hamil atau menyusui atau yang saat ini dalam kondisi sakit, serta pegawai yang menggunakan transportasi umum dan juga pegawai yang berdomisili di daerah suspek korona.
 
Bagi pegawai yang bekerja dari rumah diminta untuk memberikan respons cepat lima menit dan report harian atas pekerjaannya. "Asuransi BRI Life tetap memberikan layanan kepada nasabah di kantor pusat Jakarta dan seluruh kantor layanan cabang BRI Life di luar Jakarta," tegas Hardy.
 
Dalam menunjang layanan kepada nasabah, perusahaan meminta kehadiran pegawai pada setiap unit kerja maksimum sebanyak 30 persen. Terdapat perwakilan pada setiap unit kerja, serta penjadwalan WFH berkala yang diatur oleh pimpinan unit kerja.
 
"Jumlah pegawai yang WFH dan WFO (Work From Office) disesuaikan dengan prosedur dan kebutuhan, sehingga pelayanan kepada nasabah tetap terjaga. Penyesuaian sistem kerja ini berlaku mulai 16 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2020 atau sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut," jelasnya.
 
Sementara itu, sambung Hardy, setiap kantor layanan Asuransi BRI Life diwajibkan untuk menerapkan protokol keamanan sebagai langkah preventif. Protokol tersebut berupa pengecekan suhu tubuh dan menyiapkan hand sanitizer, sehingga nasabah tidak perlu khawatir untuk berkunjung dan mendapatkan layanan.
 
"Asuransi BRI Life memberlakukan tindakan standar, bagi pegawai yang hadir serta tamu dan nasabah yang datang ke kantor layanan BRI Life akan dicek suhu tubuh. Apabila memiliki suhu tubuh 37,5 derajat celsius disarankan untuk mengunjungi dokter. Sementara bagi yang sakit (flu, batuk, sakit tenggorokan) diwajibkan memakai masker," pungkas Hardy.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif